Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 01/07/2025 20:25:29 WIB
SMANSaKuNews. Rutinitas dan beban pekerjaan kadang membuat sebagian orang mengalami gangguan ketidak seimbangan fisik dan mental, sehingga perlu dilakukan recovery, refreshing sehingga tumbuh motivasi dan semangat baru yang menunjang produktifitas. WellBeing adalah suatu kondisi yang menggambarkan seseorang merasa bahagia, dengan turunnya tingkat stress.
Mengakhiri kegiatan akhir tahun, Keluarga Besar SMA Negeri 1 Kutowinangun menyelenggarakan kegiatan Well-Being, yang diikuti oleh semua guru dan karyawan. Menurut Waka Humas, Ibu Rita Yuniarti, S.Pd selaku Waka Humas “Kegiatan Well-Being ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar warga sekolah dan sejenak melepaskan rutinitas pekerjaan sekolah, sebelum menyambut tugas di tahun ajaran baru” jelasnya
Kegiatan Well-Being dilaksanakan di tempat wisata lokal, yaitu di Rahayu River Tubing, Kecamatan Padureso. Melalui berbagai permainan dan game yang disediakan pihak pengelola, Bapak/Ibu guru merasa kembali menemukan semangat dan kreatifitasnya dalam bekerja. Ada sekitar 80 orang yang mengikuti kegiatan wellbeing ini, termasuk Ketua dan Anggota Komite Sekolah yang juga turut serta dalam acara.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah, Ibu Tri Lestari A, S.Pd juga hadir langsung membersamai Bapak/Ibu dan Karyawan. Beliau berharap, “Hari ini semua merasa bahagia, menikmati olah raga air dan keindahan alam di sepanjang sungai Rahayu, Kecamatan Padureso. Tugas yang diberikan sekolah tidak dianggap sebagai beban, tetapi sebagai tugas yang harus dilaksanakan penuh dengan keikhlasan. Terus jalin kebersamaan, sinergitas dalam tali silaturahmi dan kebersamaan sehingga segala kesulitan dalam menghadapi persoalan dan pekerjaan akan mudah teratasi”
Sebelum kegiatan WellBeing dimulai, tanpa mengurangi tugas sebagai guru, Kepala Sekolah melalui Waka Kurikulum juga menyampaikan pembagian tugas bagi Bapak/Ibu Guru serta Karyawan. Dalam kesempatan tersebut, juga dibacakan Puisi karya Bapak Apriyoko, berjudul “Pelita dalam Gelap” yang bercerita tentang Guru, dibawakan oleh Ibu Amanah dan Amanah, diiringi alunan petikan gitar Bapak Rachmat Hendriyanto.
Ulah seorang guru, Teguh Riyanto, membuat pecah susana ketika mampu menirukan gaya khas beberaoa orang guru. lantas semua gerr, tertawa sehingga semua peseta seolah terlihat bahagia. (red-SMANSaKu)