Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 25/04/2025 13:02:38 WIB
SMANSaKuNews. Seolah mengingatkan masa kecil. Gobak sodor, sebuah permainan tradisional Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, menjadi permainan favorit anak-anak zaman dulu. Seiring dengan perkembangan zaman, permainan ini sudah mulai jarang dimainkan anak-anak. Mereka lebih memilih permainan lain, khususnya game online yang banyak tersedia di internet, yang dianggap lebih praktis karena tidak perlu menguras tenaga. Permainan ini diperkirakan sudah ada sejak zaman Kerajaan Mataram, dan banyak dimainkan anak-anak di pedesaan yang memiliki halaman cukup luas.
Dalam rangka rangkaian kegiatan P-5 bagi siswa kelas X/Fase E SMA Negeri 1 Kutowinangun kembali memperkenalkan berbagai permainan tradisional seperti gobak sodor, egrang, kesenian jamjaneng dan mentiet.
“Pada kegiatan P-5 yang bertajuk Melestarikan Kearifan, Mewariskan Keunggulan ini, para siswa mendapat tugas untuk menggali informasi berbagai jenis permainan dan kesenian tradisional. Selain sebagai upaya melestarikan budaya lokal, melalui kegiatan P-5 ini diharapkan siswa bisa mengaresiasi kreatifitas karya anak bangsa. Sebab permainan egrang dan gobak sodor misalnya, mengandung filosofi yang cukup mendalam, dapat melatih jiwa sportifitas dalam suatu permainan, melatih ketrampilan, penerapan strategi yang tepat, dan kecepatan serta kekompakan dalam tim” tutur Waluyo, S.S. selaku koordinator P-5
Permainan Egrang juga merupakan permainan tradisional Indonesia yang telah ada sejak zaman penjajahan Belanda dan menjadi bagian dari tradisi permainan rakyat. Permainan ini dimainkan dengan sepasang bambu panjang sebagai alat transportasi atau alat untuk berjalan. Pada masa lalu, egrang digunakan sebagai sarana berlatih berdiri atau bertahan lama pada tumpuan bambu, dan sebagai alat untuk menyebrangi sungai atau area yang banjir, sehingga ketinggian egrang disesuaikan dengan kebutuhan.
Ajang lomba gobak sodor dan egrang digelar di halaman tengah SMA Negeri 1 Kutowinangun disaksikan seluruh siswa. Permainan gobak sodor ini juga mengajarkan tentang pentingnya memanfaatkan peluang dan tidak menyerah dalam menghadapi rintangan. (red-SMANSaKu-P5)