SMANSAKUTO

Dua Murid SMANSaKu Ikuti Workshop “Anchor The Truth” di UMNU

Kategori : BERITA   Dipublish pada tanggal 20/04/2026 10:06:49 WIB

#
BERITA 20/04/2026 10:06:49 WIB Dilihat 137 kali

Dua Murid SMANSaKu Ikuti Workshop “Anchor The Truth” di UMNU

SMANSaKuNews. Di era digital yang berkembang saat ini, kemampuan menyampaikan suatu peristiwa dalam sebuah berita butuh ketrampilan khusus. Sebab nilai sebuah berita tidak hanya ditentukan oleh kualitas berita, cara penyajiannya saja, tetapi bagaimana kecepatan dan ketepatan berita bisa sampai pada public, menjadi kunci yang sangat menentukan. Seorang Jurnalistik  dituntuk bekerja realtime, sehingga mampu menyuguhkan berita yang selalu News dan up to date, sehingga berita yang disajikan memiliki nilai lebih.

Di tengah banjir informasi medsos, tugas anchor & jurnalis muda adalah jadi jangkar kebenaran . Verifikasi sebelum  upload  jadi pesan utama dari Bapak Muhammad Hafidz Abdul Aziz.

Dalam rangka memberikan pembekalan bagi para pelajar tentang bagaimana cara menjadi seorang Jurnalis yang baik, Unit kegiatan Kemahasiswaa (UKM) UMNU Kebumen menyelenggarakan kegiatan workshop Jurnalistik dengan tema “Anchor the Truth”.

Kegiatan yang diselenggarakan di aula Aswaja UMNU Kebumen, diikuti oleh pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Kebumen, pada Sabtu, 18 April 2026 kemarin. SMA Negeri 1 Kutowinangun mengirimkan 2 anggota ekstra Jurnalistik, Intan dan Windi.

Kegiatan Workhshop bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar jurnalistik, melatih kemampuan  public speaking  dan teknik menjadi  news anchor yang profesional, Meningkatkan kesadaran bijak bermedia sosial di era digital, dengan memanfaatkan teknologi AI secara tepat dan membekali peserta dengan materi teknis jurnalistik seperti  phrasing, artikulasi, stressing, speed, intonasi, dan  pause dalam penyiaran.

Menurut salah satu narasumber dalam workshop tersebut Bapak Muhammad Hafidz Abdul Aziz  yang menyampaikan  materi “Mari Bijak Bermedia Sosial” , beliau menyampaikan “Saat ini, data pengguna internet di Indonesia 229,42 juta jiwa [80,66%].Dengan durasi pakai HP 4-6 jam/hari. Platform teraktif: Instagram 84,80%, Facebook 81,30%, TikTok 63,10%, Twitter 58,30%, Pinterest 36,70%. Pemanfaatan AI dalam jurnalistik dapat mempermudah pembuatan berita, wawancara, dan liputan, namun kesesuaian teksnya akan berbeda. Tetapi kita harus jeli, karena AI bisa salah” ungkapnya  

Selain Bapak Hafidz, dua narasumber lain yang juga mengisi acara workshop dianataranya adalah Bapak Tomy Fajar Pratama – Presenter Kebumen TV  yang menyampaikan materi “Teknik Speaking News Anchor “ dan Kak Alhusnur  dengan materi “Jurnalistik Dasar” (red-SMANSaKu/Intan)

SMANSAKUTO

Berita Lainnya