Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 22/09/2026 18:51:29 WIB
SMANSaKu.News. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) merupakan bagian penting dalam upaya sekolah membangun budaya mutu dan melakukan perbaikan pendidikan secara berkelanjutan. SPMI membantu sekolah mengenali kondisi dan kebutuhan nyata melalui pemetaan mutu, menyusun rencana perbaikan berdasarkan data, melaksanakan program, melakukan evaluasi, serta menindaklanjuti hasil evaluasi tersebut. Dengan demikian, peningkatan mutu tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi menjadi proses yang terus berlangsung dalam pengelolaan sekolah dan pembelajaran.
“Ada 8 tahapan yang harus dilakukan dalam penyusunan SPMI. Pertama tahapan Pemetaan Mutu sekolah, Kedua tahap identifikasi masalah, analisis akar masalah, penetapan skala prioritas perbaikan, penyusunan rencana peningkatan mutu, pelaksanaan program peningkatan mutu, monitoring dan evaluasi, serta yang terakhir adalah tahapan evaluasi atau refleksi.” jelas Ibu Tatiek Dyah Wardani, S.E, M.Kes, dari Tim BBPMP Provinsi Jawa Tengah di Balai Tradha Gombong.
Penyelenggara kegiatan Bimtek kali ini adalah SMA Muhammadiyah Gombong, yang diikuti 40 peserta perwakilan dari SMA Negeri Pejagoan, SMA N 1 Mirit dan SMA Negeri 1 Kutowinangun.
Penyusunan SPMI harus mendasari kondisi Rapor Pendidikan dan Perencanaan Berbasis Data (PBD) sebagai bagian dari penguatan penjaminan mutu Pendidikan, sehingga sekolah dapat terus melakukan peningkatan mutu layanannya. Dalam bimtek tiap sekolah diberi tugas menyusun SPMI dan berkesempatan menyampaikan paparannya. Bimtek selanjutnya akan dilaksanakan Rabu, 23 September 2026, di SMA Negeri 1 Kutowinangun. (red-SMANSaKu)