SMANSAKUTO

Karnaval Kutowinangun, Membangun Semangat Kemerdekaan Lewat Budaya

Kategori : BERITA   Dipublish pada tanggal 13/08/2026 22:11:01 WIB

#
BERITA 13/08/2026 22:11:01 WIB Dilihat 108 kali

Karnaval Kutowinangun, Membangun Semangat Kemerdekaan Lewat Budaya

SMANSaKu-News. Kecamatan Kutowinangun kembali menghadirkan acara rutin tahunan untuk memeriahkan Kemerdekaan Indonesia yang ke 81 dengan mengadakan Karnaval budaya bertema "Merah Putih, Bangga, Bersatu, Berkarya Untuk Indonesia Maju". Kali ini kegiatan karnaval dilaksanakan mendahului sebelum upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, yang digelar pada hari Kamis, 13 Agustus 2026. Karnaval diikuti oleh perwakilan sekolah jenjang TK, SD s/d SMA/MA/SMK dan perwakilan pemerintahan Desa di Kecamatan Kutowinangun, dipusatkan di Lapangan Desa Triwarno yang di tahun sebelumnya titik kumpul di lapangan Kutowinangun.

Rute kegiatan karnaval melewati 11 titik yaitu dengan garis start di Lapangan Triwarno, Posko KKN Desa Triwarno, Tugu Triwarno, Zahrana Fashion & Hijab, Bimba Biawong Rainbow Kids, Bimba AIUEO Babadsari, SD Negeri Babadsari, Panggung Kehormatan (Selatan Musholla Raodlotut Taqwa (Kajen-Ungaran), Pertigaan Kajen, TB. Sinar Pelangi Srasutan, MI Pejagatan dan kembali ke titik pemberangkatan untuk menyerahkan nomor undi peserta

Karnaval Kutowinangun di bagi menjadi 2 sesi yaitu pagi dan siang. Sesi pagi akan di ikuti oleh pendidikan anak usia dini dan taman kanak kanak yang di mulai sejak pukul 08.00. yang ikuti oleh 39 kontingen. Sedang sesi kedua diikuti oleh SMA/MA/SMK dan perwakilan pemerintahan Desa di Kecamatan Kutowinangun serta umum.

Semua kontingan tampak menampilkan karya terbaiknya, yang bertemakan kebudayaan dan aneka hasil pembangunan di daerahnya, termasuk berbagai issu social yang saat ini tengah marak. Tampak peserta karnaval  juga menampilkan berbagai kreativitas mereka seperti gaun dari barang bekas, sebuah mobil bak terbuka yang di sulap menjadi bank sampah, kasus korupsi, hingga koperasi desa merah putih berjalan.

Tuan rumah karnaval, kontingan Desa Triwarno, memulai perjalanan sebagai nomor urut satu yang selanjutnya diikuti oleh kontingen yang lain.

Ibu Novita, salah satu peserta karnaval Kecamatan dari perwakilan SMP Negeri 3 Kutowinangun mengatakan sekolah mereka mengusung tema "Bhineka Tunggal Ika, Khasanah Gelar Budaya" dengan tujuan mengenalkan keberagaman Budaya di Indonesia. Persiapan dilakukan sejak 3 minggu lalu” ungkapnya

"Menggunakan pakaian adat dari berbagai wilayah di indonesia bertujuan untuk menitempakan bahwa indonesia kaya akan Keberagaman. Tema ini diambil dari kesepakatan bersama dan ternyata mendapat respon antusias dari masyarakat" imbuh Ibu Novita

Salah satu Panitia Penyelenggara Karnaval, Ibu Juju mengatakan bahwa kegiatan karnaval ini di harapkan dapat menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme masyarakat.

“Tema dari kegiatan karnaval merah putih bangga, bersatu, berkarya untuk Indonesia maju, yang diharapkan dapat menumbuhkan rasa patriotisme, nasionalisme dari masyarakat, memeriahkan dan menyambut HUT RI ke 81. Perubahan titik kumpul di lapangan Desa Triwarno bertujuan agar terjadi pemerataan, dan masyarakat tahu bahwa Desa Kutowinangun bukan hanya di dekat jalan Raya tetapi ada juga yang di bagian dalam" jelas bu juju.  (red-SMANSaKu/Auranisa, dkk)

 

 

 

SMANSAKUTO

Berita Lainnya