Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 29/09/2025 21:07:57 WIB
SMANSaKuNews. Dalam rangka meningkatkan literasi kesehatan jiwa di kalangan remaja/pelajar, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) Webinar Orientasi Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) untuk membekali para pelajar dengan keterampilan untuk memberikan bantuan psikologis dasar dan efektif, serta meningkatkan kemampuan mengenali dan merespons luka psikologis pada diri sendiri dan orang lain di lingkungan sekolah, kampus.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat guna membentuk generasi penerus Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045. Gangguan jiwa merupakan isu penting di Indonesia. Sebab ini bukan karena faktor tunggal, melainkan beraneka ragam. Dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, biologis, psikologis, dan lingkungan yang ada sepanjang perjalanan hidup. Edukasi ini bertujuan untuk menata pola pikir anak Indonesia agar melahirkan penerus bangsa yang sehat jiwa dan raga.
“Bahwasannya empati dan harapan dapat menjadi kombinasi yang kuat dalam membantu individu mengatasi kesulitan mental dan emosional. Dengan Empati, individu akan merasa dipahami, sehingga mengurangi rasa isolasi dan kesepian. Dari harapan menjadi motivasi yang membantu individu merasa bahwa ada jalan keluar dari kesulitan yang dialami mereka. Itulah beberapa bentuk Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP).” Ibu Nurul Kusuma Hidayati selaku Narasumber.
“Kegiatan webinar P3LP diikuti oleh sekitar 60 murid mewakili para pelajar kelas X, XI dan XII, secara online di ruang Multi Media (MM) SMA Negeri 1 Kutowinangun” ungkap Wahyu Dwi Sutanto, S.Pd selaku Waka Kesiswaan
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengedukasi warga sekolah, khususnya para pelajar mengenai penanganan psikologis di kalangan pelajar, dan mampu melakukan tindakan pertolongan tpertama di sekolah. Para pelajar juga dihimbau untuk senantiasa menjaga kestabilan mental dan pola pikirnya, sehingga dapat berkonsentrasi dalam mengikuti pembelajaran, dan mengubah pola pikir/mindsheet ke kegiatan-kegiatan yang bersifat positif. (red/SMANSaKu/Devita dan Difa)