Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 01/05/2025 12:38:36 WIB
SMANSaKuNews. Mengakhiri kegiatan P-5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) bagi siswa kelas X/Fase E, SMA Negeri 1 Kutowinangun menggelar Panen Raya P-5, pada hari Rabu, 30 April 2025 kemarin. Acara Panen Raya dengan tema “Melestarikan Kearifan, Mewariskan Keunggulan ini digelar di gelar di GOR Arungbinang SMA Negeri 1 Kutowinangun ini juga dihadiri Pengurus Komite, Pengawas Sekolah, Bpk. Sabar Riyanto, S.Pd, M.T karena bersamaan dengan acara Lounching Logo Branding Sekolah.
Menurut koordinator P-5, Bapak Waluyo, S.S. menjelaskan “Sesuai dengan tema P-5 kali ini, dalam panen raya siswa akan menampilkan berbagai kesenian tradisional khas Kebumen, seperti tari lawet, kesenian jamjaneng, cepetan, kuda lumping, dan mentiet serta dimeriahkan dengan iringan musik dari karawitan. Melalui kegiatan P-5 ini diharapkan menjadi salah satu media pembelajaran untuk mengenalkan berbagai budaya dan kesenian tradisional yang kini sudah mulai jarang ditemukan” jelasnya
Jika kesenian dan budaya lokal kita tidak kita lestarikan, tidak menutup kemungkinan, lambat laun akan punah digerus dengan budaya baru yang lebih diminati anak-anak muda.
Mentiet misalnya, saat ini sudah sangat jarang sekali dipentaskan. Para pemain sebagian sudah tiada, dan tidak ada yang meneruskan. Bahkan anak-anak muda sekarang tidak mengenal kesenian mentiet atau jemblung.
Selain dalam bentuk pertunjukkan, para siswa juga mendapat tugas membuat film dokumenter bertemakan sejarah atau legenda yang berkembang di Kebumen, termasuk legenda cerita Pandan Kuning di Pantai Petanahan, yang diakui sebagai tempat pertarungan antara Raden Jono dan Joko Puring memperebutkan seorang putri bernama Dewi Sulastri. Sebelumnya para siswa juga telah menyuguhkan berbagai permainan tradisional, seperti permainan egrang dan gobak sodor.
Acara yang dipandu langsung oleh Ibu Nursyfauziah, S.Pd ini, berlangsung cukup meriah, lantaran ada rasa penasaran dan para pemain sungguh sangat serius dalam menyiapkan perlengkapan dan kostumnya, sehingga layaknya pemain profesional. (red-SMANSaKu)