Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 24/02/2025 15:46:52 WIB
SMANSaKuNews. Diperkirakan tahun ini SMA Negeri 1 Kutowinangun, akan meluluskan sekitar 359 siswa kelas XII/Fase FL yang sebentar lagi akan memasuki tahap akhir, Asesmen Akhir Jenjang (ASAJ). Meskikun siswa SMA adalah siswa yang disiapkan menjadi calon mahasiswa di Perguruan Tinggi, namun tidak dipungkiri banyak faktor yang menyebabkan tidak semua lulusan SMA berkesempatan melajutkan kuliah. Menyikapi hal tersebut, sekolah melakukan berbagai upaya dan terobosan yang membantu para alumni menentukan arah perjalanan kariernya. Tidak menutup mata juga, bahwa banyak lulusan SMA juga sukses di sektor non formal dengan membangun usaha mandiri atau bekerja di sektor non formal. Tentu butuh langkah dan strategi yang tepat dalam memilih jenis pekerjaan dan tempat kerja yang sesuai, mengingat persaingan didunia kerja juga cukup ketat.
Dalam rangka menyiapkan berbagai kemungkinan itu, SMA Negeri 1 Kutowinangun, menyelenggarakan Seminar Ketenagakerjaan tentang “Strategi Jitu Persiapan Memasuki Dunia Industri di Era Digital” yang menghadirkan narasumber Drs. Purwohardjono, M.Pd, Ketua Asosiasi Bursa Kerja Khusus (ABKK) Kabupaten Kebumen. Kegiatan di selenggarakan di GOR Aroembinang, yang diikuti oleh seluruh siswa Kelas XII/Fase FL.
Dalam kesempatan tersebut, Drs. Purwohardjono, M.Pd memaparkan tentang peluang pekerjaan di Dunia Usaha (DU) dan Dunia Industri (DI) saat ini. “Persaingan kerja saat ini cukup ketat, yang marak di dominasi angkatan kerja lulusan SMK. Kita harus mampu menyiapkan diri agar memiliki bekal pengetahuan dan ketrampilan yang cukup, agar dapat lolos seleksi. Di era digital seperti saat ini, hampir semua lapangan pekerjaan menuntut kompetensi pengetahuan tentang teknologi informasi.” jelasnya
Sementara menurut Kepala SMA Negeri 1 Kutowinangun, Ibu Tri Lestari A, S.Pd saat membuka acara Seminar ini menyampaikan “Fungsi pengenalan Dunia Usaha dan Industri (DU/DI) bagi siswa SMA adalah:
1. Meningkatkan kesadaran dan pemahaman: Siswa dapat memahami tentang dunia usaha dan industri, serta peranannya dalam perekonomian nasional.
2. Membangun keterampilan dan kompetensi: Siswa dapat mengembangkan keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia usaha dan industri, seperti keterampilan berpikir kritis, analitis, dan kreatif.
3. Meningkatkan kesadaran karir: Siswa dapat memahami tentang berbagai jenis karir yang ada di dunia usaha dan industri, serta memilih karir yang sesuai dengan minat dan bakatnya.
4. Membangun jaringan dan koneksi: Siswa dapat membangun jaringan dan koneksi dengan para profesional dan pengusaha di dunia usaha dan industri.
5. Meningkatkan kewirausahaan: Siswa dapat memahami tentang prinsip-prinsip kewirausahaan dan membangun jiwa kewirausahaan yang dapat membantu mereka menjadi pengusaha sukses di masa depan.
6. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya inovasi dan kreativitas: Siswa dapat memahami tentang pentingnya inovasi dan kreativitas dalam dunia usaha dan industri, serta mengembangkan keterampilan untuk menjadi inovatif dan kreatif.
7. Membangun kesadaran akan pentingnya etika bisnis: Siswa dapat memahami tentang pentingnya etika bisnis dalam dunia usaha dan industri, serta mengembangkan keterampilan untuk menjadi pengusaha yang etis dan bertanggung jawab. Dengan demikian, pengenalan DU/DI bagi siswa SMA dapat membantu mereka mempersiapkan diri untuk memasuki dunia usaha dan industri, serta menjadi pengusaha sukses di masa depan” ungkapnya (red-SMANSaKu)