SMANSAKUTO

Melalui Program Jemput Bola, Kini, Pelajar Dapat Mengurus KTP Elektronik Cukup di Sekolah

Kategori : BERITA   Dipublish pada tanggal 02/09/2026 20:23:51 WIB

#
BERITA 02/09/2026 20:23:51 WIB Dilihat 52 kali

Melalui Program Jemput Bola, Kini, Pelajar Dapat Mengurus KTP Elektronik Cukup di Sekolah

 

SMANSaKu.News.. Kini mengurus KTP tidak perlu lagi repot-repot antri ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kebumen. Melalui program jemput bola Disdukcapil Kebumen, petugas secara aktif mendatangi sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman dan pengambilan foto Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau KTP-el bagi pelajar yang akan atau telah memasuki usia 17 tahun. Program jemput bola ini sudah secara rutin dilakukan, yang merupakan Kerjasama antara SMA Negeri 1 Kutowinangun dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kebumen.

Ada sekitar 461 murid di SMA Negeri 1 Kutowinangun yang masuk dalam daftar peserta perekaman KTP elektronik ini. Mereka umumnya murid yang duduk di kelas XI dan XII. Selain mereka yang telah menyasar murid yang telah berusia 17 tahun, beberapa murid yang kurang dari 17 tahun juga bisa melakukan rekaman KTP elektronik, hanya pencetakaan KTP akan dilakukan setelah mereka genap berusia 17 tahun.

Perekaman dilakukan selama 2 hari, sejak tang 1-2 September 2026 di ruang Multimedia (MM). ada 3 petugas yang melayani proses perekaman KTP ini.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat Kebumen, khususnya para pelajar dalam memperoleh dokumen administrasi kependudukan, yaitu KTP elektronik.  Sehingga murid tidak perlu antri berjubel di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kebumen, dan proses perekaman tidak mengganggu proses pembelajaran.

Syarat perekaman KTP juga cukup mudah, murid cukup datang  dengan menunjukkan akta kelahiran dan KK, lalu petugas melakukan verifikasi dua langkah, dan setelahnya murid melakukan proses perekaman. Selanjutnya KTP elektronik akan dicetak di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kebumen dan hasilnya akan dikirim kembali ke sekolah lewat kantor pos.

“Sayangnya kesadaran siswa masih kurang untuk melakukan perekaman KTP,  sebab masih banyak murid  yang belum melakukan perekaman KTP. Harapannya, perekaman bisa berjalan lebih baik dan antusiasme siswa saat melakukan perekaman KTP meningkat” ujar salah satu petugas dari Dukcapil Triana Cahyawati. (red-SMANSaKu/Nanda)

 

 

 

 

SMANSAKUTO

Berita Lainnya