Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 24/04/2026 13:38:39 WIB
SMANSaKuNews. Beda generasi akan berbeda pengalaman masa kecilnya. Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa, memiliki ragam kekayaan budaya, adat istiadat dan permainan yang cukup populer di zamannya. Rangkaian kegiatan Baswara SMA Negeri 1 Kutowinangun, diantaranya menyelenggarakan lomba permainan tradisional nusantara. Seiring perkembangan peradaban zaman, beberapa permainan tradisional sudah mulai langka dan jarang dimainkan oleh anak-anak zaman sekarang. Selain adanya pengaruh kultur bidaya dari daerah lain, dampak suguhan berbagai permainan yang ada di internet tampaknya lebih digandrungi anak-anak masa kini, sehingga tidak tertarik dengan berbagai permainan tradisional. Beberapa permainan tradisional sebagian hanya menjadi sebuah kisah sejarah, ada ceritanya tetapi tidak ada lagi bentuk nyatanya.
Berbagai permainan tradisional yang populer di masa lalu, seperti petak umpet, bentengan, panggal/gasing, kasti, cublak-cublak suweng, egrang, lompat tali, layang-layang, bekel, bakiakGobak sodor, congkak/dakon, dan masih banyak lagi kekayaan permainan tradisional nusantara.
Dalam rangka memeriahkan rangkaian kegiaran Baswara, OSIS SMA Negeri 1 Kutowinangun, menggelar beberapa lomba permainan tradisonal, seperti gobak sodor, bentengan dan gapyak. Upaya ini dimaksudkan untuk turut serta melestarikan budaya nusantara, dengan mengenalkan kembali beberapa permainan tradisional nusantara ini ke para pelajar.
Acara digelar di halaman tengah SMA Negeri 1 Kutowinangun yang diikuti semua murid kelas X dan XI. Masing-masing cabang permainan akan diambil 3 kejuaraan dan akan mendapatkan hadiah menarik dari Panitia. Sampai berita ini diturunkan, permainan masih berlangsung. (red-SMANSaKu)