SMANSAKUTO

Refleksi Hari Guru Nasional ke-79 : Siswaku Adalah Anak-Anakku

Kategori : BERITA   Dipublish pada tanggal 25/11/2024 19:24:30 WIB

#
BERITA 25/11/2024 19:24:30 WIB Dilihat 752 kali

Refleksi Hari Guru Nasional ke-79 : Siswaku Adalah Anak-Anakku

SMANSaKuNews. Guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi memiliki tugas berat membangun karakter siswa. Ditangan gurulah, siswa belajar mandiri, menjadi pribadi yang siap meneruskan estafet pembangunan bangsa. Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang ke 79 dengan tema “Guruku hebat, Indonesia kuat” diperingati dengan upacara bendera yang tidak seperti biasanya. Sebagaimana slogan Ki Hajar Dewantara, yang tertuang dalam Trilogi Pendidikan salah satunya adalah “Ing Ngarso Sung Tulodho” maka guru harus mampu menjadi contoh bagi siswanya. Kali ini petugas upacara HGN ke-79 adalah guru dan karyawan dengan pakaian adat.

Ibu Tri Lestari A, S.Pd hadir langsung menjadi Pembina Upacara, membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam sambutannyam, Mendikdasmen, Abdul Mu'ti mengingatkan pentingnya peran guru “Pertama, penegasan tentang arti dan kedudukan penting para guru. Sesuai Undang-undang Guru dan Dosen nomor 14/2005, guru adalah pendidik profesional yang bertugas mengajar, mendidik, membimbing, dan menilai hasil belajar para murid.  Kedua, guru tidak hanya berperan sebagai agen pembelajaran, tetapi juga agen peradaban. Para guru berperan mendidik para murid sehingga memiliki kecerdasan, keterampilan, dan karakter yang mulia. 

Ketiga, guru menentukan kualitas sumber daya manusia, generasi bangsa yang melanjutkan perjuangan dan bertanggung jawab memajukan bangsa dan negara. Guru yang hebat menentukan kualitas pembelajaran, kualitas lulusan, dan kualitas sumber daya manusia”

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Tri Lestari juga membacakan pesan moral kepada para siswa yang dikemas dalam Puisi yang berjudul “Siswaku Adalah Anak-anakku”. Bu Tri Lestari mengingatkan bahwa, “Tugas berat guru adalah membangun karakter siswa, satu sisi guru memiliki keterbatasan dalam melakukan pengawasan interaksi siswa dengan dunia maya melalui HP. Tanamkanlah karakter dan budi pekerti yang baik dalam kalbu, agar kelak kalian dapat menikmati indahnya akhlak dan menjadi manusia yang bermartabat dan dihargai. Kepada Bapak/Ibu guru, tetaplah menjadi mentari pagi, yang terus mencurahkan ilmu seperti mentari yang selalu menyinari bumi tanpa berharap kembali. Selamat Hari Guru untuk kita semua” ungkapnya

Ucapan selamat hari Guru dilakukan Ketua OSIS, Sumber Ari Purnomo, mewakili para siswa. Sumber nyampaikan apresiasi atas jasa para guru dalam mendidik siswa. Siswa kadang belum menyadari bahwa apa yang dilakukan Bapak/Ibu guru semuanya bertujuan untuk mendidik dan membangun karakter siswa” ujarnya

Dalam kesempatan tersebut Sumber menyampaikan karangan bunga kepada Bapak/Ibu guru yang diterima oleh Ibu Kepala Sekolah. Bunga sebagai bentuk rasa cinta dan kasih sayang siswa kepada Bapak/Ibu Guru. Karangan bunga selanjutnya diteruskan ke Pak Memed Marzuki, S.Pd sebagai guru paling senior, mewakili semua Bapak/Ibu guru.

Setelah upacara dilakukan ucapan selamat dari para siswa, dengan melakukan jabat tangan dan pemberian karangan bunga, sebagai tanda kasih sayang siswa kepda gurunya. (red-SMANSaKu)

SMANSAKUTO

Berita Lainnya