Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 13/11/2025 19:49:03 WIB
SMANSaKuNews. Selama 1 hari, Rabu, 12 Nopember 2025 kemarin, kembali SMA Negeri 1 Kutowinangun menjadi tuan rumah pelaksanaan On Job Training (OJT) yang ke-3 setelah sebelumnya juga telah dilaksanakan OJT-2 pada tanggal 22 Oktober 2025 silam.
Pelaksanaan OJT merupakan rangkaian kegiatan Pelatihan Pembelajaran Mendalam Kelas 4-C yang diikuti oleh perwakilan guru dari Kabupaten Kebumen dan Purworejo. Kegiatan OJT (On Job Training) ke-3 kali ini berupa kegiatan praktek mengajar langsung yang diperankan oleh 3 orang guru model, dengan pendekatan Deep Learning dengan melakukan perbaikan pelaksanaan di OJT-2 sebelumnya, berdasarkan pengamatan/observasi para peserta observer, dipandu 3 orang Fasilitator, Bpk Nano Hartanto, S.Pd dan 2 Fasilitator dari Dosen Pasca Sarsaja IAINU Kebumen.
Kegiatan Praktik mengajar atau Open Class ini dipusatkan di SMA Negeri 1 Kutowinangun, lantaran salah satu peserta pelatihan, Bpk. Suratno, S.Pd (guru mapel Kimia) terpilih sebagai salah satu guru model, bersama 2 orang guru model lainnya dari SMA Negeri 1 Mirit (Galay Widhiasmoro, S.Pd untuk Mapel Biologi) dan SMA Muhammadiyah Gombong International Class (Ibu Putri untuk Mapel Biologi).
Perwakilan peserta pelatihan Pembelajaran mendalam dari SMA Negeri 1 Kutowinangun, ada 3 orang, masing-masing M. Muhsin, S.T (Guru Prakarya), Riski Hikmawati, S.Pd (Mapel Sejarah) dan Suratno, S.Pd (Mapel Kimia). Dalam dalam kesempatan kali ini Bapak Galay berhalangan hadir.
Pada OJT kali ini SMA Negeri 1 Kutowinangun, menggunakan kelas X/E-6, Materi Struktur Atom, Sub Materi Konfigurasi Elektron Mekanika Kuantum. Selain berkolaborasi dengan mata pelajaran Sejarah, dengan pengampu Bapak Pujiono, S.Pd, yang menjelaskan tentang sejarah, perkembangan dan peranan quantum dalam dunia teknologi digital. Sementara Pak Suratno membuat inovasi pembelajaran yang diberi nama “Easy Quantum”. Untuk memudahkan murid memahami konfigurasi (penataan) elektron.
Menurutnya, “Media yang diberi nama Easy Quantum ini dimaksudkan untuk mempermudah murid memahami konfigurasi elektron model mekanika kuantum. Selain itu siswa juga diberi project membuat sendiri berbahan kardus bekas, dengan harapan mudah memahami dalam implementasinya” ungkapnya
Pada minggu depan, semua peserta Pembelajaran mendalam akan melakukan gelar karya inovatif hasil pelatihan pembelajaran mendalam, di SMA Negeri 1 Kebumen. (red-SMANSaKu)