SMANSAKUTO

Sebanyak 45 Murid Kelas XI/Fase FD Ikuti ANBK

Kategori : BERITA   Dipublish pada tanggal 06/08/2025 21:53:44 WIB

#
BERITA 06/08/2025 21:53:44 WIB Dilihat 319 kali

Sebanyak 45 Murid Kelas XI/Fase FD Ikuti ANBK

SMANSaKuNews. Sebanyak 45 murid kelas XI/Fase FD mulai hari ini mengikuti kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Kegiatan yang dilaksanakan di 2 Lab Komputer SMA Negeri 1 Kutowinangun ini dipandu oleh proktor M Maulana Ali dan Aris Nugroho, S.Kom dengan pengawasan silang dari SMA Negeri 2 Kebumen.

Materi ANBK mencakup literasi membaca, numerasi, survei karakter dan survey lingkungan belajar. Literasi membaca menguji kemampuan memahami, menggunakan, mengevaluasi, dan merefleksikan berbagai jenis teks. Literasi numerasi menguji kemampuan menerapkan konsep dan prosedur matematika di berbagai konteks, termasuk bilangan, geometri, aljabar, data, dan peluang. Survei karakter bertujuan untuk menilai sikap, kebiasaan, dan nilai-nilai murid. 

“Kegiatan ANBK rencana dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut, mulai hari ini Rabu-Kamis, 6-7 Agustus 2025 secara serempak. Materi ANBK di hari pertama adalah literasi dan survey karakter, sedang di hari kedua tentang numerasi dan survey lingkungan belajar. Pelaksanaan dibagi dalam 2 sesi, sesi pertama 30 murid di 2 lab, sedangkan 5 murid sebagai cadangan” ungkap Pawit, S.Pd selaku Waka Kurikulum sekaligus koordinator kegiatan ANBK ini.

Tidak semua murid berkesempatan mengikuti ANBK, sebab peserta ANBK merupakan sampling murid yang ditentukan oleh Kemendikbud pusat secara random sampling yang berjumlah 45 murid, dengan 5 murid sebagai cadangan, sehingga kita tinggal menyiapkan murid yang namanya telah ditentukan.

Selain ANBK untuk murid, juga diselenggarakan Survey Lingkungan Belajar (Sulingjar) bagi para guru  SMA Negeri 1 Kutowinangun yang akan dilaksanakan nanti pada sekitar bulan September 2025.

Menurut Kemendikbud, ANBK digunakan untuk melakukan pemetaan layanan sekolah, sehingga akan menggambarkan kemajuan sekolah dalam menyelenggarakan layanan pendidikan. Melalui ANBK juga dapat memetakan dan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia dengan cara mengukur kemampuan dasar murid dalam literasi, numerasi, dan karakter, serta mengevaluasi lingkungan belajar di sekolah. Selanjutnya hasil ANBK digunakan untuk perbaikan kebijakan pendidikan, pengembangan kurikulum, dan peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah. (red-SMANSaKu)

 

 

SMANSAKUTO

Berita Lainnya