Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 10/04/2026 17:44:23 WIB
SMANSaKuNews. Pendidikan yang tinggi dan modal yang banyak tidak menjamin kesuksesan sesorang, sebab untuk menjadi orang sukses butuh keberanian untuk memulai sebuah usaha. Guna memberikan wawasan tentang dunia usaha di GOR Aroengbinang SMA Negeri 1 Kutowinangun menyelenggarakan Pelatihan Wirausaha”, dengan mengenalkan, Bisnis Onlie di era teknologi yang tengah berkembang saat ini.
Ahmad Fadhal Arifin, saat ini dikenal sebagai pelaku usaha yang cukup sukses di Purworejo dengan mendirikan bebera jenis usaha. Di diepan para murid, Ahmad Fadhal membagikan tip jika ingin menjadi seorang pengusaha. “Usaha harus dimulai dari hal yang disukai, kedua harus konsisten dan ketiga tidak boleh takut gagal” ungkapnya
Jadi menurut Fadhal Arifin, semua orang memiliki peluang yang sama jika mau melakukan usaha sungguh-sungguh, termasuk siswa lulusan SMA.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan bekal bagi murid kelas XII yang akan segera lulus. “Kenyataannya, banyak murid kelas XII tidak melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, dan memilih bekerja atau membangun usaha. Untuk itu, murid juga perlu diberikan bekal tentang dunia usaha dan dunia industri” ungkap Pawit, S.Pd selaku Waka Kurikulum yang menjadi Koordinator kegiatan ini.
Melalui kegiatan ini, para murid diharapkan memahami budaya dan lingkungan dunia Dunia Usaha dan Dunia Industri serta meningkatkan wawasan tentang jiwa kewirausahaan.
“Ketika bekerja, percaya diri dan berani unjuk diri adalah hal yang penting. Budaya pasif harap ditinggalkan. JIka orangtua memiliki bisnis harus bisa mengembangkan, Jika tidak memiliki skill akan tergantikan oleh AI. Dalam dunia industri seluruh sektor ekonomi yang berfokus pada pengolahan pada bahan baku atau setengah jadi menjadi barang jadi memiliki nilai tambah tinggi” ungkap Ahmad Fadhal Arifin, salah satu pelaku usaha asal Purworejo ini.
“Bisnis bisa dimulai tanpa modal dan pengalaman tetapi dari keberanian yang memulainya. Orang yang gagal adalah orang yang mencari alasan untuk berhenti” imbuhnya. Dalam dunia usaha butuh keberanian mengambil resiko, termasuk resiko gagal, tetapi seorang penguasa tidak akan takut dengan kegagalan. Menumbuhkan optimism dalam membangun usaha sangat penting, khususnya bagi para pemula pelaku usaha. (red-SMANSaKu/Eni dan Amanah)