Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 17/10/2026 18:51:33 WIB
SMANSaKuNews. Bahasa dapat menunjukkan bangsa. Dari bahasa yang dituturkan, kita dapat mengetahui asal-usul seseorang, dari mana dia berada bahkan perangainya. Bahkan dari bahasa yang dituturkan seseorang kita dapat melihat derajat seseorang serta kemampuannya.
Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mengekspresikan gagasan, kreativitas, dan kebudayaan. Melalui bahasa, berbagai karya sastra dapat tercipta dan diwariskan dari generasi ke generasi. Oleh karena itu, Bulan Bahasa menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan sastra, khususnya di kalangan pelajar.
Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa, SMAN 1 Kutowinangun menyelenggarakan berbagai perlombaan pada Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan kokurikuler sekaligus wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi dan kreativitas dalam bidang bahasa dan sastra.
Berbagai perlombaan diselenggarakan, meliputi cipta puisi, baca puisi, geguritan, dongeng berbahasa Ngapak, story telling, baca pidato, serta seleksi Duta Literasi, yang digelar serempaka pada Jum’at, 16 Oktober 2026. Setiap cabang lomba diperkirakan diikuti oleh sekitar 20 peserta. Pelaksanaan lomba berlangsung secara bersamaan di tempat yang telah ditentukan, dengan bantuan OSIS dan koordinator masing-masing lomba dalam mempersiapkan peserta, tempat, serta dewan juri.
“Tujuan utamanya untuk memperingati Bulan Bahasa pada bulan November agar berjalan sesuai dengan kegiatan kokurikuler. Selain itu, temanya juga searah dengan perlombaan di FLS3N, sehingga kegiatan ini sekaligus menjadi ajang seleksi siswa untuk mengikuti perlombaan tersebut,” ungkap Pak Dwi Sutanto, S.Pd selaku Waka Kesiswaan
Penilaian setiap perlombaan diserahkan kepada dewan juri sesuai dengan bidang lomba masing-masing. Selanjutnya, tiga peserta terbaik dari setiap cabang lomba akan kembali tampil pada 30 Oktober 2026.
Dalam pelaksanaannya, panitia menghadapi kendala dalam mengajak siswa untuk berpartisipasi. Meskipun demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kepercayaan diri, serta menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan sastra (red-SMANSaKu/ Auranisa & Khansa)