SMANSAKUTO

Pelaksanaan Simulasi PTM Hari Ke-1

Kategori : BERITA   Dipublish pada tanggal 13/09/2021 19:37:06 WIB

#
BERITA 13/09/2021 19:37:06 WIB Dilihat 336 kali

Pelaksanaan Simulasi PTM Hari Ke-1

Pelaksanaan Simulasi PTM Hari Ke-1

 

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 35 Tahun 2021 bahwa Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dapat dilakukan pada satuan pendidikan di wilayah PPKM level 1-3. Kebijakan ini telah disampaikan secara resmi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Nadiem Makarim beberapa pekan lalu.

 

Kebumen termasuk kedalam salah satu kota wilayah PPKM level 3, sehingga satuan pendidikan di Kota Beriman ini dapat melaksanakan PTM secara bertahap. Tahapan demi tahapan dilaksanakan guna keberhasilan PTM sampai siswa dapat belajar di sekolah dengan suasana new normal sesegera mungkin. Sehingga diharapkan pembelajaran bisa dilakukan secara maksimal dan efektif.

 

Pagi tadi (13/9) sebanyak 104 siswa SMA N 1 Kutowinangun khususnya melaksanakan simulasi PTM mulai pukul 07.30 s.d 09.30. Siswa-siswa tersebut sebagai sample dari pelaksanaan PTM terbatas, hanya 50% dari satu kelas yang mengikuti yakni siswa-siswi dari kelas X MIPA 1, X IPS 1, XI MIPA 1, XI IPS 1, XII MIPA 1, dan XII IPS 1.

 

Simulasi PTM terbatas telah dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Hal ini dilakukan guna menghindari kemungkinan meningkatnya kasus Covid-19 di area sekolah maupun sekitarnya. Berbagai upaya dilakukan diantaranya yakni adanya screening atau pengecekan gejala saat memasuki gerbang sekolah, pengukuran suhu tubuh siswa, rajin mencuci tangan, pengaturan tempat duduk siswa, serta menjaga jarak antar siswa maupun antar guru.

 

“Senang, bu. Akhirnya setelah 2 tahun sudah bisa tatap muka walaupun dengan protokol kesehatan.” terang Laela, salah satu siswa yang mengikuti PTM. Senang, bahagia, pembelajaran pun lebih efektif dan mudah dipahami. Begitulah kesan siswa-siswi SMA N 1 Kutowinangun yang mengikuti PTM hari ini. Antusiasme siswa yang telah merindukan pembelajaran tatap muka secara langsung di sekolah itulah yang menjadi penambah semangat bagi guru-guru guna mewujudkan keberhasilan PTM ini. (De)

SMANSAKUTO

Berita Lainnya