Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 31/07/2026 11:27:19 WIB
SMANSaKu-News. Tes fleksibilitas tubuh adalah pengukuran tingkat kelenturan otot dan sendi, khususnya pada area punggung bawah dan otot paha belakang (hamstring), menggunakan metode gerak tertentu seperti tes duduk dan jangkau (sit and reach). Tes ini digunakan untuk mengukur kelenturan, mengetahui batas gerak maksimal pada sendi dan otot, mencegah cedera saat berolah raga atau melakukan aktifitas fisik dan membantu mengurangi risiko kaku atau robek otot saat melakukan olah raga atau kegiatan fisik lainnya.
Tes Fleksibilitas merupakan bagian dari rangkaian kegiatan MPLS yang telah diselenggarakan beberapa waktu lalu. Selain melakukan tes fleksibilitas, semua murid baru juga kita data terkait tinggi badan, berat badan, denyut nadi dan kondisi fisiknya, terkait ada tidaknya disabilitas atau kelainan tubuh.” Ujar Wahyu Dwi Sutanto, selaku Waka Kesiswaan sekaligus guru Penjasorkes di SMA Negeri 1 Kutowinangun.
Untuk mempercepat proses, rangkaian kegiatan tes fleksibilitas ini dibantu Pujiono, S.Pd dan M Agung Fauzi, S.Sos.
Selanjutnya data-data fleksibilitas dan data fisikserta Kesehatan muridbaru ini akan dijadikan pertimbangan bagi pembelajaran yang dilakukan oleh masing-masing guru, agar bisa memberikan perlakuan dan layanan yang tepat, dengan memperhatikan kondisi fisik dan Kesehatan murid.
Layanan sekolah dengan memperhatikan kondisi fisik dan kesehatan murid, menjadi sangat penting, mengingat sekolah negeri telah menjadi sekolah inklusi, yang tidak boleh menolah calon murid baru yang memiliki kondisi dan kebutuhan khusus. (red-SMANSaKu)