SMANSAKUTO

Bimtek BOSKIN (BOS Kinerja) untuk Penguatan Literasi dan Numerasi

Kategori : BERITA   Dipublish pada tanggal 16/09/2026 16:12:17 WIB

#
BERITA 16/09/2026 16:12:17 WIB Dilihat 1165 kali

Bimtek BOSKIN (BOS Kinerja) untuk Penguatan Literasi dan Numerasi

SMANSaKu.News. Berdasarkan data Raport Pendidikan, skor Literasi dan Numerasi (Litnum) SMA Negeri 1 Kutowinanun mengalami penurunan. Hasil analisis, menunjukkan ada beberapa penyebab turunnya skor litnum (Literasi dan numerasi), seperti turunnya minat baca, dukungan media belajar dan pembiasaan menyelesaikan soal-soal berbasis literasi dan numerasi.

Sebanyak 10 orang guru SMA Kutowinangun, mengikuti Bimbimngan Teknis yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Kutowinangun sebagai tuan rumah. Bimtek juga diikuti guru perwakilan sekolah lain, yakni SMA Negeri 1 Pejagoan, SMA Negeri 1 Mirit dan SMA Muhammadiyah Gombong, yang berada dalam satu gugus, sebagai sekolah penerima BOS Kinerja. Kesepuluh guru SMA Negeri 1 Kutowinangun masing-masing adalah Teguh Riyanto, S.Kom, Fajar Triyono, S.Pd, Joni Purnomo, S.Pd, Wahyu Dwi Sutanto, S.Pd, Suratno, S.Pd, Puput Rahmat S, S.Pd, Rizki Hikmawati, S.Pd, Anggilia Dwi Cahyani, S.Pd, Puji Purwati, S.Pd dan Siti Endah Purwani, S.Pd.

Acara dibuka langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Kutowinangun, Budiono, S.Si, M.Pd. Dalam sambutannya, Budiono berharap “Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Kutowinangun ini bisa menjadi tambahan pengetahuan yang dapat diimplementasikan para guru, sehingga dapat meningkatkan skore raport Pendidikan sekolah masing-masing” jelasnya.

Hadir sebagai narasumber, Bapak Sabar Riyanto, S.Pd, M.T, pengawas Pembina Cabdin IX yang juga pernah menjadi pengawas di SMA Negeri 1 Kutowinangun. Bapak Sabar menyampaikan materi tentang Literasi dan Numerasi (Litnum), selama 1 hari penuh. Dalam paparannya, Sabar Riyanto menyampaikan bahwa kemampuan literasi dan numerasi menjadi sangat penting, sebab saat ini penilaian ketercapaian kompetensi murid, diukur menggunakan TKA (Tes Kemampuan Akademik). “Bantuan BOSKIN diberikan kepada sekolah yang memiliki peningkatan raport Pendidikan, yang diharapkan dapat digunakan untuk peningkatan kompetensi para guru, agar skore raport Pendidikan dapat ditingkakan atau dipertahahankan. Saat ini hasil TKA di sekolah masih sangat rendah, sehingga diperlukan berbagai upaya dan terobosan agar murid dapat menyelesaikan soal yang berbasis literasi dan numerasi” jelasnya.

Kegiatan literasi dan numerasi tidak hanya sekedar kegiatan yang berwujud tulisan atau bacaan, tapi literasi lebih menekankan bagaimana murid dapat memahami sebuah narasi, menganalisis informasi dan mengelolanya. Begitu juga kemampuan numerasi, tidak identik dengan matematika. Numerasi menyangkut berbagai persoalan terkait data, angka, grafik, dan tabel sehingga murid mampu melakukan analisis dan mengambil kesimpulan. Matematika hanya salah satu alat pemahaman murid memahami soal numerasi.

Bimtek akan dilanjutkan Kembali pada hari Jum’at, 18 September 2026 di SMA Negeri 1 Kebumen. (red-SMANSaKu)

 

 

 

 

SMANSAKUTO

Berita Lainnya