Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 26/09/2025 20:06:54 WIB
SMANSaKuNews. Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) adalah program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) untuk membentuk generasi penerus Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045. Tujuh kebiasaan utama yang dimaksud adalah bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat. Program ini bertujuan menanamkan kebiasaan positif secara konsisten melalui sinergi keluarga, sekolah, dan masyarakat. Kebiasaan-kebiasaan ini merupakan pembiasaan harian yang bertujuan untuk membangun karakter anak agar menjadi pribadi yang sehat, cerdas, berintegritas, dan peduli terhadap lingkungan sosial.
Dalam upaya mendorong, tercapainya KIH, hari ini Jum’at tanggal 26 September 2025, sekolah menyelenggarakan rangkaian berbagai kegiatan dari pagi sampai sore, seperti biasa, diawal jam sekolah diselenggarakan literasi keagamaan dengan pembacaan Surat Yasin. Acara dilanjutkan dengan menggelar senam massal yang diikuti oleh seluruh murid kelas X, XI dan XII. Senam masaal digelar di halaman upacara, dengan mengadirkan instruktur kondang Miss Ela dan Miss Endah dari Kutoarjo.
Setelah melakukan senam kurang lebih 1 jam, murid melakukan sarapan sehat bersama di kelas masing-masing. Tidak seperti biasanya, acara dipandu dan didampingi oleh anggota Kupasus, sebab kali ini bersamaan dengan kegiatan workshop yang diikuti oleh semua Bapak dan Ibu guru.
Kegiatan dilanjutkan dengan bersih lingkungan sekolah, dalam rangka menciptakan lingkungan sekolah yang sehat. “Kegiatan bersih lingkungan sekolah ini juga bertujuan untuk mendukung kegiatan Adiwiyata, mengingat SMA Negeri 1 Kutowinangun menjadi salah satu perwakilan penilaian Adipura Kabupaten Kebumen, bersama SMA Negeri 2 Kebumen.” ungkap Feris Kurniyawan, S.Pd selaku Koordinator Adiwiyata SMA Negeri 1 Kutowinangun.
Di akhir kegiatan, semua murid mengikuti kegiatan menuju GOR Aroembinang SMAN 1 Kutowinangun untuk mengikuti sosialisasi tentang Wasbang dan Nasionalisme, yang di isi narasumber anggota TNI Susiono dan Bapak Hendy A.S dari TNI AD, beliau menyampaikan materi tentang "Wawasan Kebangsaan dan Nasionalisme dari Koramil Kecamatan Kutowinangun.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa Bahwa saat ini seperti westernisasi, narkoba, tawuran pelajar, seks bebas, dan gaya hidup hedonisme tengah melanda dan menjadi trend masyarakat saat ini, khususnya kalangan generasi muda. Bagi pelajar saat ini harus “belajar penting” bukan “yang penting belajar”. Semangat nasionalisme di kalangan generasi muda saat ini dirasakan makin menurun”
Narasumber juga mengingatkan keterlibatan pelajar yang terlibat aksi demo beberapa waktu lalu. Pemuda memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan bangsa. Beliau mengingatkan, pesan presiden Soekarno yang menggambarkan kekuatan pemuda. “Beri aku serataus orang tua niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, dan beri aku sepuluh pemuda maka akan ku guncangkan dunia. Bermimpilah setinggi langit, jika kamu jatuh kau akan jatuh di antara bintang".ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan tentang upaya mengantisipasi adanya aksi Bullying di kalangan pelajar. Bullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, baik verbal. Sosial, fisik maupun cyber. Bullying dapat dilakukan perorangan maupun kelompok. Untuk menghindari adanya aksi bullying, adalah dengan cara belajar dan tunjukan prestasi, jalin temanan yang baik, tumbuhkan rasa percaya diri, tidak terpancing melawan, jadikan penyemangat, dan laporkan kepada pihak berwajib jika sekiranya sudah melampaui batas. Tunjukkan aksi nyata, sinkronkan antara kata, pikiran dan perbuatan, tingkatkan jiwa Nasionalisme dengan memberikan kontribusi sebesar-besarmya pada bangsa negara.
Di akhir kegiatan, para murid mendapat tugas menyusun mapping sesuai dengan materi sosialisasi Wasbang dan Bullying. (red/SMANSaKu/Surfanaja)