Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 21/04/2025 12:01:28 WIB
SMANSaKuNews. Ada sekitar 40 peragawati hari ini tampil menujukkan kebolehannya dalam penampilan dan gaya dalam ajang fashion show dalam rangka memeriahkan Kartini, 21 April 2025. Mereka adalah para “Kartini Muda” para siswa kelas X dan XI, yang tampil layaknya seorang peragawati, untuk mengenang jiwa dan semangat juang tokoh perempuan dan Pahlawan Nasional RA. Kartini.
RA Kartini yang lahir di Jepara, 21 April 1879 ini merupakan sosok perempuan yang berasal dari keluarga priyayi atau bangsawan Jawa. Ia putri dari pasangan Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat dan M. A. Ngasirah. Beliau dikenal sebagai perempuan yang menjadi pelopor pergerakan yang mampu menginspirasi bangsa Indonesia dengan nilai-nilai emansipasinya. Pemikiran Kartini tentang emansipasi ternyata tidak hanya disuarakan melalui surat dan tulisan di mass media, akan tetapi Kartini muda terjun langsung dan hadir ditengah-tengah masyarakat, memberikan pembelajaran informal kepada perempuan-perempuan jawa yang tidak sempat mengenyam bangku pendidikan pada masa itu.
Mengenang semangat dan kegigihan Kartini dalam memperjuangkan kaum perempuan, sekolah mengadakan fashion show yang digelar di halaman upacara. Selain disaksikan para siswa juga disaksikan oleh Bapak dan Ibu guru serta karyawan SMA Negeri 1 Kutowinangun, seusai kegiatan upacara rutin hari Senin.
Dalam sambutan sebagai Pembina Upacara, Ibu Kepala Sekolah mengingatkan kepada para peserta upacara untuk memahami sosok seorang perempuan seutuhnya. “Perempuan adalah individu yang komplek dan unik dengan karakteristik sekaligus kemampuan masing-masing. Melalui emansipasi yang diperjuangkan RA Kartini, hendaknya menjadi motivasi bagi kaum perempuan untuk bisa berperan dalam masyarakat, mengembangkan dirinya melalui pendidikan dan ketrampilan sesuai dengan kemampuan dirinya. Di sisi lain seorang perempuan juga harus mampu menjaga diri, dengan menjaga iman dan taqwa agar tetap menjadi pribadi yang sholehah sebagaimana kodratnya tanpa kehilangan jatidirinya sebagai seorang perempuan” jelasnya
Lomba Fashion show terbagi dalam 2 kategori, yaitu pakai adat Jawa (kebaya) dan pakaian casual (pakaian remaja sehari-hari). Kepala SMA Negeri 1 Kutowinangun, Ibu Tri Lestari A, S.Pd selain sebagai pembina Upacara juga tampil langsung menjadi Dewan juri lomba fashion show bersama Ibu Rizki Hikmawati, S.Pd dan Bapak Apriyoko, S.Pd. Para peserta cukup piawai menunjukkan kebolehannya untuk memperagakan busananya, layaknya seorang peragawati profesional. Meskipun acara digelar di halaman upacara, namun cukup mendapat sambutan yang meriah dari penonton yang terdiri dari para siswa dan Bapak/Ibu guruingatkan kita serta karyawan. Dari para peserta akan diambil 3 peserta terbaik di masing-masing kategori yang akan mendapat apresiasi dari sekolah. (red-SMANSaKu)