Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 12/10/2024 09:07:01 WIB
SMANSaKuNews. Minggu ini Apel pagi guru dan karyawan SMA Negeri 1 Kutowinangun jatuh pada hari Jum’at, 11 Oktober 2024, dengan pembina Apel Bapak Memed Marzuki. Dengan tangan kanan menggunakan penyangga, Pak Memed yang akan segera masuk masa purna bhakti di akhir tahun ini, berkesempatan memimpin apel pagi sekaligus menyampaikan arahan kepada guru/karyawan.
dengan tangan kanan ditandu karena habis menjalani operasi, Pak Memed berpesan bahwa “Dalam melaksanakan tugas kita harus senantiasa bersabar, melaksanakan tugas penuh dengan keikhlasan, kerjasama saling bahu membahu atau berkolaborasi dengan guru lain, sehingga tujuan sekolah dapat segera tercapai. Yang muda harus bisa meneruskan dan meningkatkan prestasi sekolah yang sudah pernah dicapai oleh para generasi sebelumnya, sebab dalam suatu lembaga pasti akan terjadi regenerasi” tuturnya.
Pak Memed panggilan akrabnya, sebenarnya belum pulih betul dari cidera yang dialaminya beberapa waktu lalu, akibat laka lantas di area selang Kebumen saat berangkat ke sekolah, karena menghindari pengendara lain yang akan memotong jalan. meski tidak menimbulkan luka serius, namun tulang di bagian bahu sebelah kanan/tulang selangka (klavikula) mengalami patah akibat jatuh,membuat nya harus menjalani operasi di RS Permata Medika Kebumen.
Namun, mengingat tugas yang harus dilaksanan, Pak Memed harus segera beraktifitas kembali meskipun dengan kondisi tangan di emban dan masih harus antar jemput pihak kelaurga.
Dalam kesempatan itu pak Memed juga mengajak peserta apel untuk memberikan penghirmatan dan doa kepada almarhumah Ibu Dra. Beny Sayekti, yang baru saja tutup usia pda hari selasa kemarin. Bu Beny adalah sosok guru SMA Negeri 1 Kutowinangun yang bisa menjadi contoh untuk kita semua. (red-SMANSaKu)