Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 25/11/2025 13:30:39 WIB
SMANSaKuNews. Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025, dilakukan dengan upacara Bendera. Tidak seperti biasanya, karena semua petugas upacara kali ini bukan para murid, melainkan Bapak/Ibu guru. Tampil sebagai pembina upacara, Bapak Pawit, S.Pd mewakili Kepala Sekolah, Budiono, S.Si, M.Pd yang tengah melaksanakan tugas di luar kota.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Pawit membacakan sambutan Menteri Pendidikan Nasional. “Hari Guru Nasional tahun 2025 merupakan komitmen untuk mengapresiasi Tokoh Masyarakat, Guru dan Tenaga Kependidikan yang tidak hanya berprestasi secara individu, tetapi juga menghadirkan dampak bagi murid, lingkungan belajar, komunitas sekolah dan masyarakat atas kontribusi transformatif yang memperkuat kemajuan pendidikan melalui kolaborasi, inovasi, dan keteladanan.”Tema peringatan hari guru nasional (HGN) tahun ini adalah "Guru Hebat, Indonesia Kuat"
Di akhir sambutannya, Pak Pawit juga menyampaikan permohonan maaf kepada para murid. “Guru bukan manusia yang semprnna, sehingga tentu dalam menjalankan tugasnya masih melakukan kesalahan atau kehilafan. Tetapi yang harus kita pastikan, bahwa tidak ada guru yang negajarkan kejelekan. Semua bertujuan untu mengantarkan para murid, lebih mandiri menuju kesuksesan masa depannya.”
Hari Guru Nasional diperingati pada tanggal 25 November setiap tahunnya. Peringatan ini bertepatan hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Penetapan Hari Guru Nasional secara resmi diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994. Hari Guru Nasional diperingati untuk menghormati dan apresiasi kepada para guru yang telah memberikan kontribusi besar dalam dunia pendidikan dan pembangunan karakter bangsa
Sementara para murid yang diwakili Ketua OSIS, Nurul Hidayatul Falasifah menyampaikan ucapan selamat hari guru dengan berjabat tangan dan memberikan simbol bunga sebagai tanda cinta kasih murid pada gurunya. Meskipun dilaksanakan secara sederhana, namun hikmah dan inti dari peringatan Hari Guru tetap berlangsung hikmat dan cukup meriah. Terbukti semua wali kelas diajak melakukan foto bersama kelasnya dan hadiah spesial bai sang guru waki kekas (red-SMANSaKu)