Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 05/09/2026 08:14:05 WIB
SMANSaKu.News Menjelang pergantian Pengurus OSIS Masa Bakti 2026/2027 SMA Negeri 1 Kutowinangun menggelar Sosialisasi Pendidikan Demokrasi Bagi Pelajar. Acara yang digelar di GOR Aroengbinang diikuti oleh sekitar 720 orang yang merupakan murid kelas X dan XI, dalam rangkaian kegiatan kokurikuler, yang dikoordinir oleh Bidang Humas.
Rangkaian kegiatan kokurikuler, dibuka langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Kutowinangun, Budiono, S.Si, M.Pd.
Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut, Ibu Dr. Maesaroh, M.Ag yang merupakan mantan Ketua Bawaslu Kebumen dan Dosen IAINU Kebumen.
“Pendidikan Demokrasi sangat penting bagi para pelajar, sebagai calon generasi bangsa dan penerima estafet kepemimpinan bangsa ini. Pemilihan Pengurus OSIS di sekolah harus dapat menjadi model Pendidikan demokrasi, yang pelaksanaanya harus mengacu pada pelaksanaan dan ketentuan dalam Pemilu yang sesungguhnya, sebab Pemilihan Pengurus OSIS adalah miniaturnya Pemilu. Dengan demikian, murid yang sebentar lagi memiliki hak pilih, Ketika Pemilu dpat menggunakan hak pilihnya dengan benar” ungkap Maesaroh Ketika memamparkan materinya dihadapan para murid di SMA Negeri 1 Kutowinangun, pada Jum’at, 4 September 2026.
Para peserta cukup antusias mengikuti sosialisasi, mengingat mereka akan segera mempraktikan proses demokrasi pemilihan Pengurus OSIS yang baru, yang diikuti oleh semua warga sekolah, dengan melaksanakan tahapan-tahapan seperti halnya Pemilu. Mulai dari tahapan penjaringan Calon Pengurus OSIS, tahapan penetapan Daftar Pemilih, tahapan kampanye, penyiapan TPS, pencetakan surat suara sampai pemungutan suara dan penghitungan suara.
Pengalaman Ibu Maesaroh selama mengawal pesta Demokrasi di Kebumen ini, tentu memberikan pengalaman empirik, bagaimana menjaga pelaksanaan Pemilu agar taat asas, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.
“untuk mencegah terjadinya kecurangan atau pelanggaran pada pesta demokrasi dalam Pemilihan Umum, Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dan Pemilihan Kepala Daerah, maka Pendidikan politik dan Demokrasi sangat penting dilakukan bagi para pelajar, mengingat mereka adalah penerus estafet kepemmpinan di negeri ini” imbuhnya kepada jurnalis SMANSaKuNews. (red-SMANSaKu)