Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 23/12/2024 15:42:27 WIB
SMANSaKuNews. KPRI Usaha Sejahtera adalah Koperasi di lingkungan SMA Negeri 1 Kutowinangun yang beranggotakan guru, karyawan dan para pensiunan SMA Negeri 1 Kutowinangun. Menurut Ketua KPRI Usaha Sejahtera, Bpk Pawit, S.Pd mengatakan “Sesuai namanya Koperasi Usaha Sejahtera, senantiasa mengupayakan kesejahteraan anggotanya, baik Selain mengadakan berbagai usaha produktif dan simpan pinjam ke anggotanya, koperasi ini juga turut serta memberikan bantuan sosial kepada keluarga kurang mampu dalam bentuk beasiswa”
Salah satu program untuk mensejahterakan anggotanya adalah dengan menyelenggarakan wisata anggota yang diprogramkan diadakan tiap 4 tahun sekali. Kali ini tujuan wisata ke Baturaden dan Limpakuwus, Kabupaten Banyumas. Semua anggota koperasi tidak dipungut biaya alias gratis, kecuali bagi peserta yang belum masuk menjadi anggota Koperasi.atau tambahan anggota keluarga yg tdk masuk menjadi anggota koperasi.
Tujuan wisata bersama dengan tajuk “Dolan Bareng Baturaden-Limpakuwus” selain sebagai media refreshing, juga dimaksudkan untuk membangun kebersamaan dan rasa kekeluargaan sesama warga sekolah, khususnya anggota koperasi, termasuk orang-orang yang berjasa dan pernah mengabdi di SMA Negeri 1 Kutowinangun yang telah purna tugas.
Wisata Baturaden dan Limpakuwus menjadi pilihan tujuan wisata dengan tujuan jarak yang tidak terlalu jauh, mengingat peserta terdiri dari berbagai kalangan. Kedua tempat tersebut selain legendaris karena mengandung cerita sejarah yang mengisahkan anatara seorang Raden dan Batur (abdi), jugatermasuk inpiratif, bagaimana masyarakat secara swadaya mampu mengembangkan wilayahnya bekerjasama dengan perhutani untuk bisa memanfaatan hutan pinus sebagai tempat wisata. Kedua tempat wisata ini menawarkan pemandangan alam yang cukup indah dengan udara yang cukup sejuk.
Sepulang dari tempat wisata, peserta juga masih dimajakan dengan berbelanja makanan khas dari Purwokerto, seperti getuk goreng, tempe mendoan dan bakpiakhas Banyumas.
Ada sekitar 120 peserta wisata, dengan 3 bus yang cukup nyaman. Seiap peserta mendapat 2 alokasi kursi untuk pasangan masing-masing. Bagi yang membawa peserta lain, seperti anak, tetap diperbolehkan dengan biaya mandiri. Harapan kedepan, Koperasi ini bisa terus berkembang dengan berbagai usaha produktif yang dapat meningkatkan kebermanfaatannya bagi para anggotanya. (red-SMANSaKu)