Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 15/09/2025 17:35:07 WIB
SMANSaKuNews. Tidak seperti biasanya, Pembina upacara setiap hari Senin, yang biasa diisi oleh Kepala Sekolah atau Bapak /Ibu guru, kali ini Kapolres Kebumen hadir menjadi Pembina Upacara. Kehadiran Kapolres Kebumen dan menjadi Pembina Upacara di beberapa sekolah merupakan agenda Polres Kebumen menindaklanjuti maraknya pelajar yang terlibat aksi demo yang terjadi secara masif di berbagai wilayah beberapa waktu kemarin, termasuk di Kebumen.
Dalam sambutannya sebagai Pembina upacara, di hadapan para murid, Kapolres AKBP EKA BAASITH SYAMSYURI menyampaikan beberapa pesan kepada para pelajar “Remaja saat ini berada pada zaman teknologi yang berkembang pesat, berbeda dengan remaja zaman dulu. Melalui gadget, pelajar bisa mengakses informasi apapun, termasuk adanya pengaruh dari luar. Sehingga penggunaan HP harus dilakukan secara smart, agar tidak menjerumuskan generasi muda ke berbagai kegiatan/aktifitas yang menyimpang, termasuk aksi provokasi dalam demo beberapa waktu lalu” ungkapnya
Penggunaan gadget/Handphone saat ini tidak bisa dihindari, baik untuk kepentingan komunikasi atau berbagai aktifitas pekerjaan dan sebagai sumber informasi. Namun demikian Kapolres menyarankan agar ketika kegiatan pembelajaran HP siswa sebaiknya dikumpulkan dalam tempat khusus, agar siswa lebih konsentrasi mengikuti pelajaran.
“Menyikapi keterlibatan beberapa pelajar yang terlibat aksi demo beberapa waktu kemarin, Kapolres menghimbau agar pelajar tidak usah terprovokasi mengikuti kegiatan demo, fokus belajat dan mengikuti berbagai kegiatan sekolah. Yang merasa menjadi kakak kelas, hindari senioritas di sekolah, apalagi sampai menjurus ke aksi pebullyan pada juniornya atau adik kelas. Semua harus saling menyayangi, saling rukun dan menghargai satu sama lainnya.” imbuhnya
Kapolres menyadari, bahwa di masa remaja, merupakan masa dimana mereka ingin menunjukkan eksistensi dan talentanya ke masyarakat melalui berbagai media. Namun apabila cara yang ditempuh keliru, akan berdampak buruk bagi dirinya sendiri, khususnya jika nantinya akan mencari pekerjaan, sebab seluruh aktifitas dan jejeak digital akan terekam.
Di akhir sambutannya, Kapolres juga memberikan doorpriree berupa uang saku ke beberapa murid, untuk memberikan motivasi dan mendukung kebutuhan sekolah. (red/SMANSaKu/Surfanaja)