SMANSAKUTO

Tingkatkan Capaian Hasil Ujian, Murid Kelas XII Ikuti Try Out TKA

Kategori : BERITA   Dipublish pada tanggal 10/10/2026 08:03:17 WIB

#
BERITA 10/10/2026 08:03:17 WIB Dilihat 37 kali

Tingkatkan Capaian Hasil Ujian, Murid Kelas XII Ikuti Try Out TKA

SMANSaKuNews. Dalam rangka mempersiapkan para peserta didik menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA), SMA Negeri 1 Kutowinangun menyelenggarakan kegiatan Try Out (TO) TKA bagi seluruh murid kelas XII. TKA sendiri merupakan bentuk evaluasi atau ujian standar yang dirancang untuk mengukur penguasaan materi akademis, kemampuan berpikir kritis, serta daya analisis siswa pada mata pelajaran tertentu. Mengerjakan TKA sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para siswa karena tingkat kesukaran soal yang tinggi, kompleksnya tipe soal berbasis literasi dan numerasi, serta terbatasnya durasi waktu pengerjaan yang menuntut ketelitian tinggi.

?Melalui penyelenggaraan try out ini, sekolah berupaya memberikan simulasi awal agar siswa terbiasa dengan pola soal tersebut. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk komitmen sekolah dalam meningkatkan nilai dan capaian prestasi siswa agar lebih baik dari tahun sebelumnya.

?Pelaksanaan try out ini juga selaras dengan instruksi pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pada periode sebelumnya, Provinsi Jawa Tengah berhasil menduduki peringkat ke-3 nasional dalam capaian TKA. Melalui serangkaian persiapan dan latihan simulasi, sekolah berharap dapat mempertahankan peringkat tersebut, sekaligus mendongkrak capaian nilai individu maupun peringkat di tingkat provinsi.

?Pihak sekolah telah melakukan berbagai langkah strategis sejak jauh hari untuk memastikan pelaksanaan try out berjalan optimal. Alokasi waktu try out memanfaatkan jam kokurikuler pada hari Jumat agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar utama.

?Untuk mempercepat proses pengolahan hasil evaluasi, para guru menyusun soal secara digital menggunakan platform Google Forms maupun platform daring lainnya. Penyusunan soal mengacu pada pedoman dan karakter soal TKA tahun-tahun sebelumnya, dengan menekankan pada aspek literasi dan numerasi. Soal tidak disajikan secara langsung, melainkan dilengkapi stimulus atau narasi pengantar terlebih dahulu.

Guna menjaga ketertiban dan objektivitas, pelaksanaan di setiap ruang kelas dikawal langsung oleh pengawas. Pihak sekolah juga memfasilitasi jam pemadatan TKA serta menyisipkan materi dan tipe soal TKA dalam proses pembelajaran reguler di kelas.

?Narasumber sekolah, Pak Fajar, menjelaskan bahwa pendampingan dan evaluasi dilakukan secara berkelanjutan. Hasil dari setiap pelaksanaan try out didata dan diinformasikan kepada siswa serta orang tua, baik untuk mata pelajaran Matematika Wajib maupun Matematika Peminatan.

"Harapan kami tentu membutuhkan peran aktif orang tua dalam mendampingi putra-putrinya belajar TKA di rumah, sehingga perkembangan belajar anak dapat terpantau dengan baik," ujar Pak Fajar.

?Beliau juga mengungkapkan bahwa tantangan terbesar saat ini berasal dari internal siswa itu sendiri, khususnya dalam menumbuhkan motivasi belajar. Sebagian siswa merasa TKA kurang penting karena telah diterima bekerja atau tidak memiliki target khusus, sehingga cenderung mengerjakan soal seadanya. Oleh karena itu, sekolah terus berupaya membangun pemahaman dan kesadaran murid akan pentingnya TKA sebagai bekal untuk melanjutkan ke perguruan tinggi maupun dalam dunia kerja.

?Kegiatan try out TKA ini mendapat tanggapan positif dari para murid. Ailsa, salah satu murid kelas XII.FL-10, mengungkapkan bahwa simulasi ini memberikan gambaran nyata mengenai pelaksanaan ujian yang sebenarnya.

?"Menurut saya, pelaksanaan try out TKA di sekolah sangat bermanfaat karena bisa menjadi gambaran pelaksanaan TKA yang sebenarnya. Kegiatan ini membantu kami mengukur pemahaman materi dan mengetahui apa saja yang perlu ditingkatkan," ungkap Ailsa.

Ia menambahkan bahwa mata pelajaran Matematika menjadi salah satu tantangan tersendiri karena membutuhkan pemahaman konsep yang kuat, ketelitian, serta manajemen waktu yang pas. Kendala utama yang sering dihadapi adalah mengatur alokasi waktu saat menjumpai soal-soal perhitungan yang rumit.

?"Dari hasil try out, saya jadi tahu materi mana yang sudah dikuasai dan mana yang belum. Ke depannya, saya akan lebih rutin berlatih soal, mengevaluasi kesalahan, dan mengatur waktu belajar agar lebih efektif," pungkasnya.

?Melalui persiapan yang terstruktur serta sinergi antara pihak sekolah, guru, orang tua, dan siswa, diharapkan seluruh murid kelas XII SMA Negeri 1 Kutowinangun siap menghadapi TKA dan meraih hasil yang maksimal (red-SMANSaKu/Naima dan Dina)

 

 

 

 

SMANSAKUTO

Berita Lainnya