SMANSAKUTO

Baswara, Pemilihan Dimas Diajeng SMANSAKU

Kategori : BERITA   Dipublish pada tanggal 29/04/2025 10:42:46 WIB

#
BERITA 29/04/2025 10:42:46 WIB Dilihat 192 kali

Baswara, Pemilihan Dimas Diajeng SMANSAKU

SMANSaKuNews. Baswara, laksana pancaran cahaya gemilang menuju kesuksesan, merupakan ajang pemilihan Dimas dan Diajeng SMA Negeri 1 Kutowinangun. Ajang ini untuk menggali potensi siswa di bidang modeling, yang saat ini tengah digandrungi remaja. Pemilihan Dimas Diajeng SMA Negeri 1 Kutowinangun merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk memilih pasangan siswa-siswa yang memiliki potensi di bidang modeling.

Acara yang dimotori oleh OSIS SMA Negeri 1 Kutowinangun ini digelar di GOR Arungbinang sekolah. Dalam sambutanya Ketua OSIS Ambang Ari Purnomo menjelaskan “Ajang Baswara terdiri dari 2 kategori, yakni pemilihan Dimas dan Diajeng dan lomba merias wajah/make up bagi peserta putri, yang juga akan tampil dengan baju adat Nusantara. Lomba Dimas dan Diajeng diikuti oleh satu pasangan Calon dari perwakilan tiap kelasnya, yang telah dinyatakan lolos seleksi di tahap sebelumnya. Di puncak acara Panitia akan memilih 3 pasangan terbaik baik di kategori Dimas Diajeng dan lomba make up” ungkapnya.

Namun Ambang Ari Purnomo menyayangkan, karena masih ada kelas yang tidak mengirimkan perwakilannya. Hadir sebagai Dewan juri Bapak Isman Sawabi, S.Pd, Ibu Jumi Windarti, S.Pd dan Bapak Apriyoko, S.Pd yang akan memilih 3 pasangan terbaiknya.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Tri Lestari A, S.Pd. Dalam sambutannya Ibu Kepala Sekolah menyampaikan " menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara yang tentu merupakan hasil kolaborasi semua pihak. Baswara artinya pancarkan cahaya kebaikan, yang tentunya melalui ajang ini, siapapun yang terpilih dapat menjadi pripadi yang unggul setelah melalui beberapa tahapan seleksi. Semua siswa tentu memiliki cahaya masing-masing, yang merupakan talenta yang harus terus dikembangkan.  Semoga ajang Baswara ini dapat menjadi inspirasi dan penguatan dalam pengembangan bakat minat/talenta siswa di bidang modeling” ungkapnya

Para siswa cukup piawai berpose di atas catwalk atau runway, seperti layaknya seorang modeling pofesional dengan balutan baju adat Jawa yang dikenakannya. Selain sebagai upaya menjaring bakat siswa di bidang modeling, melalui ajang ini juga diharapkan  menjadi upaya meningkatkan kecintaan siswa terhadap budaya Jawa, khususnya pakaian adat Jawa. (red-SMANSaKu)

SMANSAKUTO

Berita Lainnya