SMANSAKUTO

Ajang Lomba FLS3N SMAN 1 Kutowinangun Boyong 6 Kejuaraan

Kategori : BERITA   Dipublish pada tanggal 29/04/2026 13:05:07 WIB

#
BERITA 29/04/2026 13:05:07 WIB Dilihat 704 kali

Ajang Lomba FLS3N SMAN 1 Kutowinangun Boyong 6 Kejuaraan

SMANSaKuNews. Dari pelaksanaan ajang lomba FLS3N (Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional) yang digelar tanggal 28 April 2026 kemarin, perwakilan SMA Negeri 1 Kutowinangun berhasil memboyong 6 kejuaraan di 6 cabang lomba dari 16 cabang lomba yang diikuti. Lomba dilaksanakan selama 1 hari penuh, di 4 tempat yang berbeda, di SMA Negeri 1 Kebumen, Perpusda, SMAK Negeri 1 Kebumen dan SMK Negeri 2 Kebumen.

Dari 16 Cabang FLS3N yang dikompetisikan diantaranya adalah cabang lomba Baca Puisi, Cipta lagu, Cipta Puisi, Desain Poster, Fotografi, Instrumen Gitar Solo, Jurnalistik, Komik Digital, Kriya, Menulis Cerita Pendek, Menyanyi Solo Putra dan Putri, Monolog, Tari Kreasi (2 peserta), Film Pendek (3 peserta) dan Kreativitas Musik Tradisional (5 peserta), perwakilan peserta SMA Negeri 1 Kutowinangun berhasil memperoleh penghargaan di cabang lomba Cipta Lagu yang diwakili oleh Rona Aghisna murid kelas XI/FD-3 mendapat Juara Harapan 2, Cabang Tari Kreasi yang diwakili 2 peserta, masing-masing Nadine Zanela Putri (Kelas XI/FD-4) dan Nahla Adzra Nirendra P (kelas XI/FD-6) mendapat Juara Harapan 2, Cabang Cipta Puisi diwakili oleh Sekar Anggun Syafitri (Kelas XI/FD-2) mendapat Juara Harapan 2, untuk cabang Baca Puisi yang diwakili oleh Ristia Evi Safitri/Krlsd XI/FD-3 mendapat Juara Harapan 1, di Cabang Menulis Cerita Pendek (Cerpen) yang diwakili Dinar Husnaya (Kelas XI/FD-10, mendapat Juara Harapan 3, dan di Cabang Desain Poster Digital yang diwakili oleh Aira Febby Naysella (Kelas X/E-3) mendapat Juara 3.

Hadiah berupa piala dan piagam penghargaan diberikan langsung sesaat setelah perlombaan selesai di masing-masing titik lomba.

Jika dibandingkan dengan perolehan kejuaraan FLS3N di tahun sebelumnya kita memang ada penurunan. Selain karena kurangnya persiapan, juga banyaknya kegiatan di sekolah di waktu dekat ini, sehingga konsentrasi peserta untuk latihan menjadi berkurang. Semua catatan kekurangan tentu akan dijadikan bahan evaluasi pelaksanaan lomba tahunan ini di waktu mendatang.

“Meskipun belum bisa memperoleh sebagai juara 1, tetapi semangat peserta lomba cukup diapresiasi. Kurangnya persiapan akan menjadi evaluasi pelaksanaan FLS3N di tahun yang akan datang, sehingga sekolah dan peserta lebih dini melakukan persiapan” ungkap Wahyu Dwi Sutanto, S.Pd selaku Waka Kesiswaan sekaligus penanggungjawab kegiatan lomba ini. (red-SMANSaKu)

 

 

 

SMANSAKUTO

Berita Lainnya