SMANSAKUTO

Peringati Hari Apoteker se-Dunia : Para Apoteker Lakukan Sosialisasi tentang Obat pada Pelajar

Kategori : BERITA   Dipublish pada tanggal 25/09/2026 22:47:12 WIB

#
BERITA 25/09/2026 22:47:12 WIB Dilihat 58 kali

Peringati Hari Apoteker se-Dunia : Para Apoteker Lakukan Sosialisasi tentang Obat pada Pelajar

SMANSaKu.News. Di tengah banyaknya peredaran berbagai jenis obat di pasaran, pemahaman tentang obat-obatan bagi pelajar merupakan bagian penting dari pendidikan kesehatan bagi para generasi muda. khsusnya para pelajar. Hal tersebut menjadi perhatian para apoteker di Kebumen, sehingga tergerak untuk melakukan edukasi kepada para pelajar dalam kegiatan yang bertajuk “Pharmacist Goes to School” Pemahaman tentang obat-obatan bagi pelajar merupakan bagian penting dari pendidikan kesehatan bagi para generasi muda.

“Di tengah mudahnya akses terhadap berbagai informasi dan produk kesehatan, pelajar perlu memiliki pengetahuan dasar untuk mengenali jenis dan fungsi obat, aturan penggunaan, serta risiko penggunaannya. Sosialisasi obat di sekolah dapat membantu pelajar memahami bahwa tidak semua obat dapat digunakan secara bebas dan setiap obat memiliki aturan serta peruntukan yang berbeda, serta cara pengelolaannya agar obat tidak mudah rusak”

Hal ersebut dikemukakan oleh Nurbarbah, S.Farm salah satu apoteker yang turut memberikan sosialisasi obat bagi sekitar 40 pelajar dari SMA Negeri 1 Kutowinangun, di Ruang MM. Nurbabah, dari PKU Muhammadiyah Kutowinangun merupakan salah satu apoteker bersama 11 apoteker lainnya yang turut memberikan sosialisasi obat, dibawah coordinator Ibu Handayani Khusnul Khotimah, S.Farm

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian para apoteker dalam peringatan HUT Apoteker sedunia yang jatuh pada hari ini, 25 September 2026. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan juga di sekolah lain untuk turut memberikan edukasi kepada para pelajar.

Melalui kegiatan sosialisasi, pelajar dapat dikenalkan dengan cara memperoleh obat melalui sarana pelayanan kefarmasian yang resmi dan sesuai ketentuan, memahami informasi pada kemasan dan etiket, memperhatikan dosis serta waktu penggunaan, dan mengetahui pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila diperlukan. Selain itu, pelajar perlu memahami cara menyimpan dan mengelola obat dengan benar, termasuk memperhatikan tanggal kedaluwarsa, kondisi penyimpanan, serta tidak memberikan obat kepada orang lain tanpa pertimbangan yang tepat.

Dengan pengetahuan tersebut, diharapkan pelajar menjadi lebih kritis dan bertanggung jawab dalam menyikapi obat, tidak mudah terpengaruh informasi yang keliru, serta mampu menjaga kesehatan diri dan lingkungannya. Sosialisasi obat pada akhirnya merupakan upaya membangun kesadaran kesehatan dan kecakapan hidup sejak usia sekolah. (red-SMANSaKu)

SMANSAKUTO

Berita Lainnya