SMANSAKUTO

1 Oktober Mengenang Kesaktian Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Kategori : BERITA   Dipublish pada tanggal 02/10/2026 19:58:44 WIB

#
BERITA 02/10/2026 19:58:44 WIB Dilihat 18 kali

1 Oktober Mengenang Kesaktian Pancasila Sebagai Ideologi Negara

SMANSaKu.News. Setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk mengenang sejarah perjuangan bangsa sekaligus meneguhkan kembali Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. Pada tahun 2026, peringatan Hari Kesaktian Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Tema ini mengingatkan kita bahwa Pancasila bukan sekadar rangkaian sila yang dihafalkan, tetapi merupakan nilai yang harus hidup dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

Peringatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengenang jasa para pahlawan dan pejuang bangsa yang telah menunjukkan keberanian, pengorbanan, kesetiaan, dan kecintaan yang mendalam terhadap bangsa dan negara. Jiwa patriotisme mereka mengajarkan bahwa mempertahankan persatuan dan cita-cita bangsa membutuhkan keteguhan hati, keberanian menghadapi tantangan, serta kesediaan mendahulukan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Upacara peringatan di Monumen Pancasila Sakti pada 1 Oktober 2026 juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi dan meneguhkan Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMA Negeri 1 Kutowinangun ditandai dengan apel, dengan petugas apel dari tim Kupassus dan diikuti oleh semua guru dan karyawan serta semua murid kelas X, XI dan XII.

Putih hingga pembacaan naskah ikrar kesaktian Pancasila.

Hadir sebagai Pembina apel, Kepala SMA Negeri 1 Kutowinangun, Budiono S.Si, M.Pd. Dalam sambutannya, Pembina apel menyampaikan “Peringatan hari kesaktian hendaknya tidak hanya sebagai acara seremonial saja, tetapi lebih dari ini, peringatan hari kesaktian Pancasila dapat menjadi refleksi bagia kita semua, bagaimana semangat pengorbanan para para pahlawan revolusi sungguh sangat besar bagi negara ini, sehingga mengantarkan bangsa menjadi seperti sekarang ini.  Mari kita doakan, semoga para pahlawan diampuni segala dosa-dosanya dan mendapat tempat yang layak di sisinya”

Bagi pelajar, makna Hari Kesaktian Pancasila tidak harus diwujudkan melalui perjuangan di medan perang. Perjuangan generasi muda pada masa kini dapat dilakukan melalui belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, bersikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, peduli kepada sesama, serta menggunakan ilmu dan teknologi secara bijaksana. Pelajar adalah generasi yang akan menentukan wajah Indonesia pada masa depan.

Oleh karena itu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa menjaga Pancasila adalah tanggung jawab bersama. Dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, para pelajar dapat melanjutkan semangat perjuangan para pendahulu untuk membangun Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Momentum Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi pengingat bagi seluruh warga sekolah akan pentingnya mempertahankan ideologi Pancasila sebagai dasar negara di tengah tantangan zaman. Diharapkan melalui kegiatan ini, karakter nasionalisme, kedisiplinan, dan persatuan dapat terus tertanam dalam diri siswa SMA Negeri 1 Kutowinangun. (red-SMANSaKu/Ananda)

 

 

 

 

SMANSAKUTO

Berita Lainnya