Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 05/09/2026 09:01:38 WIB
SMANSaKu.News. Rangkaian kegiatan kokurikuler di bulan September 2026, dengan tema “Menumbuhkan Generasi Demokratis, Sehat, Kreatif, dan Peduli Lingkungan” sekolah menggelar berbagai kegiatan yang diikuti oleh murid SMA Kutowinangun, pada Jum’at, 4 September 2026 kemarin. Diawali dengan kegiatan literasi keagamaan, pembuatan mading dan sosialisasi Demokrasi dalam rangka persiapan pemilihan OSIS dan MPK, yang hampir selesai masa baktinya.
Kemampuan literasi dikuatkan melalui kegiatan “Gema Bahana” (Gerakan Bersama Baca, Pahami, Analisis). Program literasi ini menjadi salah satu upaya sekolah untuk meningkatkan kemampuan literasi siswamurid sekaligus memperbaiki hasil rapor mutu sekolah.
“Rapor mutu tahun kemarin, skor literasi dan numerasi sekolah kita nilainya agak turun, jadi sekolah terus melalukan penguatan kegiatan literasi dan numerasi, salah satunya melalui kegiatan literasi pagi dan pembuatan mading yang berbasis kelas.” jelas Pak Wahyu Dwi Sutanto, S.Pd selaku Waka Kesiswaan.
“Membuat madding tidak hanya kegiatan menempel artikel atau gambar. Madding adalah wadah kreatifitas, selain isi tulisan, madding harus enak dilihat, menarik. Berbagai ornament perlu disisipkan, sehingga mengundang orang lebih tertarik untuk melihat dan membacanya.” ujar Bu Riski Himawati, S,Pd selaku Wali Kelas yang turut mendampingi proses pembuatan mading ini .
Selain pembuatan madding, murid kelas X juga dikenalkan dengan proses demokrasi di sekolah pada proses pemilihan pengurus OSIS dan MPK, dengan pembuatan TPS (Tempat Pemungutan Suara) dan pembentukan anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara). Nantinya, kelas X akan dibagi menjadi 20 TPS dimana setiap TPS akan melayani sekitar 20-30 pemilih.
Semangat sehat juga melalui berbagai kegiatan olah raga spserti senam massal dan jalan sehat juga diselenggarakan dalam rangka Hari Olahraga Nasional (HAORNAS). Kegiatan olahraga “Nilai-nilai yang ada di tema olahraga ini tentunya adalah kerja sama, sportivitas, kemudian musyawarah. Melalui olahraga atau aktifitas fisik dapat membantu menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan kualitas hidup.” Imbuh Wahyu
Di tempat terpisah, murid kelas XII melaksanakan kegiatan Try Out (TO) sebagai bagian dari persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat. Melalui rangkaian kegiatan kokurikuler ini, menggambarkan bahwa belajar tidak hanya dilakukan di dalam kelas atau teori dari buku, tetapi melalui berbagai kegiatan nyata di lapangan. (red-SMANSaKu/Intan)