Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 25/03/2026 19:34:36 WIB
SMANSaKuNews. Mengawali hari pertama masuk sekolah bagi guru dan karyawan SMA Negeri 1 Kutowinangun pasca libur Idul Fitri 1447 H, sekolah menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) betajuk Bina Keimanan dan Ketaqwaan. Kegiatan yang diikuti semua guru dan karyawan ini, juga dihadiri Pengurus Komite Sekolah, sekaligus sebagai ajang Silaturahmi atau Halal Bihalal keluarga besar SMA Negeri 1 Kutowinangun. Ikar Silaturahmi guru diwakili oleh M Muhsin, S.T dan diterima oleh Kepala SMA Negeri 1 Kutowinangun, Budiono, S.Si, M.Pd. Dalam sambutannya menjawab ikar silaturahmi guru dan karyawan, Kepala Sekolah menyadari selama berinteraksi dalam tugas, masing-masing tentu terjadi kesalahan. “Meskipun baru sekitar 5 bulan di sekolah ini, tentu dalam mengemban tugas, menyampaikan informasi seringkali terjadi kekeliruan atau kesalahan yang tidak disengaja. Namun saya yakin pada dasarnya semua berniat baik untuk memajukan sekolah, hanya kadang waktu dan caranya kurang tepat sehingga menimbulkan kesalah pahaman. Maka pada kesempatan yang baik ini kita saling memberi maaf” ungkapnya
Mewakili Komite Sekolah, Arif Widodo, S.H, M.I.Kom juga menyampaikan ungkapan yang sama, selama kurang lebih 4 tahun mendampingi sekolah tentu banyak hal yang dirasa membuat kurang nyaman warga sekolah. “Melalui tema In House Training ini, ada 3 kata kunci yang perlu kita garis bawahi, yakni iman, takwa dan amal. Artinya, iman jika terus kita pupuk, akan meningkatkan ketaqwaan kita, dan ketaqwaan akan terwujud dalam suatu Tindakan atau perbuatan yaitu amal” ujarnya.
Dalam kesempatan IHT ini juga menghadirkan narasumber Ustadz Muchtar, S.Ag dari Kemenag Kebumen untuk memberikan tauziah. Ustadz Muchtar menyampaikan tentang pentingnya menjalin dan menjaga silaturahmi dan hubungan baik pada 3 golongan. “Ada 3 kelompok yang hubungan silaturahminya harus kita jaga. Pertama hubungan antara anak dan orang tua, kedua antara suami dengan istri dan hubungan sesame manusia, khususnya warga sekolah” ungkapnya. Sekolah ini akan maju dan menjadi besar, jika semua warga sekolah terjalin hubungan yang baik, saling membantu dan saling bahu membahu. (red-SMANSaKu)