SMANSAKUTO

Ketika Umat Muslim Membersihkan Tempat Ibadah Umat Budha

Kategori : BERITA   Dipublish pada tanggal 24/04/2026 13:31:43 WIB

#
BERITA 24/04/2026 13:31:43 WIB Dilihat 321 kali

Ketika Umat Muslim Membersihkan Tempat Ibadah Umat Budha

SMANSaKuNews. “Sama, tapi tak serupa. Sama-sama umat Budha, tetapi tempat ibadahnya berbeda. Ada umat Budha yang beribadahnya di Vihara ada yang di Kelenteng. Dari cara beribadahnya, di Vihara, umat beribadah secara berjemaat (berjamaah atau bersama-sama), sedangkan di Kelenteng, umat beribadah sendiri-sendiri, berpindah dari satu dewa ke dewa lain. Di vihara, umumnya hanya ada patung Buddha atau patung Kwan Yin, sedangkan di kelenteng, terdapat berbagai macam patung dewa-dewi, di antaranya patung aliran Buddha Mahayana, patung aliran Taois, dan patung aliran Konfusianis.

“Vihara adalah tempat ibadah umat Buddha, dengan ornamen didominasi dengan warna kuning emas, sedangkan kelenteng adalah tempat ibadah umat Khonghucu atau Taoisme, yang didominasi dengan warna merah. Dari sisi arsitekturnya, Vihara biasanya berbentuk bangunan biasa, rumah tingkat, atau gedung besar, sementara kelenteng memiliki arsitektur tradisional Tionghoa dengan ornamen naga, lampion, simetris, dengan warna dominan merah.” ungkap Bapak Wendi, salah satu pengelola Kelenteng yang terletak di Jl. Pramuka Kebumen

Bapak Wendi cukup senang dan menyambut baik kedatangan siswa rombongan dari SMA Negeri 1 Kutowinangun. Melalui kegiatan ini para siswa menjadi lebih nyata belajar tentang sebuah toleransi antar umat beragama.

Di Kebumen, ada Vihara yang cukup besar, yaitu Vihara Maha Dhana, yang terletak di Jl. Kol. Sugiono No.21, Kec. Kebumen, Kab. Kebumen atau sebelah utara Kantor Kecamatan Kebumen. Tempat ini juga tidak jauh dari Kelenteng Kong Hwie Kiong, hanya berjarak sekitar 200 m. Di Kebumen, praktek kebinekaan dalam masyarakat telah terjadi sejak lama, terbukti, munculnya tempat ibadah berbagai agama berdiri berdekatan, dan terbangun tolerasi antar umat beragama yang cukup tinggi.

Dalam rangka rangkaian kegiatan bakti sosial Baswara SMA Negeri 1 Kutowinangun,menggelar aksi bersih bersih tempat ibadah, baik tempat ibadah umat Islam, Kristen atau Budha. Dipandu Bapak Isman Sawabi, S.Pd (di Vihara) dan Bapak Maghfur Afandi, S.Pd beberapa siswa melakukan aksi bersih Kelenteng dan Vihara di Kebumen.

“Melalui kegiatan aksi bersih tempat ibadah ini diharapkan menjadi media pembelajaran para siswa untuk mengenal lebih dekat bagaimana bentuk toleransi antar umat beragama dan melatih sikap toleransi antar umat beragama. Pada dasarnya setiap penganut agama memiliki keyakinan masing-masing, tetapi apapun keyakinannya tiap agama pada prinsipnya sama, mengajarkan tentang kebaikan” ungkap Pak Isman yang mendampingi kegiatan ini.

Selain Vihara dan Kelenteng, beberapa siswa yang tergabung di tim berbeda, juga melakukan aksi serupa di Masjid dan Gereja didampingi Bapak/Ibu guru pendamping. (red-SMANSaKu)

SMANSAKUTO

Berita Lainnya