SMANSAKUTO

Lembaga Pendidikan Tengah Menjadi Sorotan

Kategori : BERITA   Dipublish pada tanggal 06/02/2025 15:17:55 WIB

#
BERITA 06/02/2025 15:17:55 WIB Dilihat 118 kali

Lembaga Pendidikan Tengah Menjadi Sorotan

 

SMANSaKuNews. “Maraknya berbagai kasus pelajar yang beredar melalui medsos, siswa meninggal saat kegiatan P-5, dan yang terakhir adanya kasus siswa yang membunuh orang tuanya. Kasus tersebut memicu opini publik, seolah-olah sekolah menjadi satu-satunya lembaga yang paling bertanggungjawab terhadap perilaku dan kepribadian siswa tersebut. Padahal perkembangan anak dipengaruhi oleh banyak faktor, dan keluarga justru yang paling memegang peran utama” uangkap Bpk Sabar Riyanto, S.Pd, M.T., Pengawas Cabdin IX di Ruang Multimedia SMA Negeri 1 Kutowinangun saat membuka kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS), Rabu, 6 Pebruari 2025 kemarin.

Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) adalah kegiatan yang bertujuan untuk melakukan penjaminan mutu sekolah. Melalui kegiatan PKKS, maka kinerja Kepala Sekolah dapat dilihat, upaya apa yang sudah dan tengah dilakukan Kepala Sekolah yang intinya untuk meningkatkan kualitas sekolah melalui pelayanan dan pengelolaan.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, sesuai ketentuan yang baru, instrumen PKKS dikelompokkan menjadi 4 komponen, yaitu : Komponen Profesional ,  Komponen Kepribadian ; Komponen Sosial dan Komponen Akreditasi Sekolah

PKKS merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah untuk mengevaluasi kinerja Kepala Sekolah. Tujuannya untuk mengevaluasi kinerja Kepala Sekolah, memberikan saran dan masukan kepada kepala sekolah, merekomendasikan kepala sekolah untuk pengangkatan, menentukan kualitas kerja kepala sekolah dan menentukan program peningkatan kemampuan profesional Kepala Kekolah

Kepala Sekolah, Ibu Tri Lestari A, S.Pd yang didampingi jajaran Waka, dan Plt Ka TU menyampaikan apresiasi kepada Bapak/Ibu guru dan karyawan yang telah berkolaborasi menyampaikan berbagai data pendukung untuk kepentingan PKKS.

Di akhir acara, saat penutupan, Pak Sabar memberikan arahan, agar setiap kegiatan di sekolah harus terdokumentasi sehingga rekam jejaknya dapat dipertanggungjawabkan dan senantiasa melakukan refleksi tiap program yang telah dilaksanakan. Kegiatan PKKS, berlangsung sehari dan selesai pada Pkl. 15.30 WIB. (red-SMANSaKu)

 

SMANSAKUTO

Berita Lainnya