Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 20/11/2025 16:29:45 WIB
SMANSaKuNews. Meskipun diguyur hujan, kegiatan malam Tasyakuran dalam rangka mengenang 41 tahun perjalanan SMA Negeri 1 Kutowinangun berjalan lancar. Acara informal yang diinisiasi oleh guru dan karyawan SMA Negeri 1 Kutowinangun ini semula akan diselenggarakan outdoor di halaman basket SMA Negeri 1 Kutowinangun akhirnya dipindahkan ke halaman parkir mobil, karena sampai Pkl. 19.00 WIB hujan belum reda.
Meskipun hujan acara tetap berlangsung khikmat dan penuh keakraban.
“Lebih dari 20 tahun, sekolah tidak pernah menyelenggarakan kegiatan malam tasyakuran, karena kegiatan semacam ini memang tidak bisa dianggarkan dari sekolah. Keprihatinan beberapa guru dan karyawan, akhirnya mencoba menghidupkan kembali acara malam tasyakuran secara swadaya. Alhamdulillah acara yang dihadiri alumni guru/karyawan disambut baik terbukti dari kehadiran mereka meskipun cuaca kurang mendukung” ungkap Isman Sawabi, S.Pd salah satu inisiator kegiatan ini.
Bapak Robingu, S.Pd, MM.Pd, selaku guru paling senior di sekolah ini, mewakili penyelenggara acara, menyampaikan sambutanya “Acara malam tasyakuran dapat menjadi media mengumpulkan “balung pisah” dengan menyatukan persaudaraan dan silaturahmi antara sekolah dengan alumni guru/karyawan yang pernah mengabdi dan turut membesarkan sekolah ini” ungkap Pak Robingu seraya mengabsen alumni guru yang hadir.
Tampak hadir dalam acara malam tasyakuran Joko Pambrasto, S.Pd, Budi Hartono, S.Pd, M.Pd, Dra. Budi Larasati, Bapak Drs. Kamid Priyanto, M.Pd, Drs. Herman Windriatmoko, H. Memed Marzuki, S.Pd, Bandiyo, S.Pd, Kholis Istanti, S.Pd, Drs. Hartaji dan Dra. Suminah
Kepala SMA Negeri 1 Kutowinangun yang baru Bapak Budiono, S.Si, M.Pd dan mantan Kepala Sekolah Ibu Tri Lestari A, S.Pd juga turut hadir mengapresiasi kegiatan malam tasyakuran ini.
Robingu berharap, agar para mantan guru dapat memberikan kontribusi sebagai saksi sejarah sekolah, yang akan dirangkai menjadi sejarah sekolah ini.
Acara malam tasyakuran selain memiliki agenda utama berdoa bersama yang dipimpin oleh Maghfur Afandi, S.Pd, juga sebagai ajang silaturahmi sekolah dengan para alumni guru/karyawan. Mereka adalah bagian dari sejarah sekolah ini, sebelum kita yang saat ini masih bertugas.
Acara makin meriah dengan dilengkapi hiburan dari guru dan penampilan H. Memed Marzuki, mantan guru musik sekolah ini. Meskipun acara hiburan bersifat insidental tanpa melalui latihan, namun tetap tampil menarik. Umumnya mereka berharap acara semacam ini digiatkan kembali di tahun mendatang, dengan mengundang semua alumni guru/karyawan, sehinga mereka berkesempatan silaturahmi dengan sekolah. (red-SMANSaKu)