Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 27/12/2024 22:00:26 WIB
SMANSaKuNews. Meski di masa liburan, kegiatan sekolah sebagai lembaga pelayanan tetap tidak libur. Bertempat di Ruang Multi Media SMA Negeri 1 Kutowinangun, hari ini, Jum’at, 27 Desember 2024, sekolah menyelenggarakan Evaluasi Program Sekolah selama satu semester. Melalui Evaluasi Program diharapkan, sekolah memperoleh feedback atau umpan balik dari tiap Unit Kerja sekolah, sebagai pelaksana kegiatan, sebagai bahan perbaikan. Ada 5 bidang kegiatan dalam kerja kelompok hari meliputi Kurikulum, Sarpras, Humas, Kesiswaan dan Tata Usaha, Selanjutnya secara bergantian, masing-masing kelompok kerja menyampaikan paparan evaluasinya.
Menurut Kepala SMA Negeri 1 Kutowinangun, Ibu Tri Lestari Asmorowaty, S.Pd yang membuka kegiatan dengan informasi Kedinasan hasil pertemuan MKKS Cabdin IX . Di kegiatan tersebut Bapak Khaerul Anwar, S.Pd.M.Pd dan Bapak Sabar Riyanto, S.Pd.M.T selaku Pengawas sekolah berpesan hendaknya guru selalu meningkatkan level kompetensinya baik Indikator Pedagogik, Kepribadian,Sosial, dan Profesionalnya.
Satuan pendidikan utamanya SMA juga diharapkan bisa mengotimalisasikan mata pelajaran kewirausahaan, P-5 yang mengasah ketrampilan juga kemandirian, dan pendampingan beasiswa agar siswa terus termotivasi melanjutkan ke perguruan tinggi.
Untuk keefektifan waktu karena hari Jumat dalam sambutannya Ibu Tri, menjelaskan tujuan “Evaluasi Program Sekolah yang bertujuan untuk melihat ketercapaian program-program sekolah, sekaligus melihat kendala yang dihadapi masing-masing bidang kelompok kerja, sehingga dapat segera dilakukan perbaikan di periode berikutnya. Salah satu yang tengah diupayakan pembenahan ke depan adalah masing-masing unit kerja agar menyusun SOP (Standart Operasional Prosedur) untuk memperbaiki pelaksanan program agar lebih terarah dan terukur” jelasnya
Dari paparan Evaluasi disampaikaan oleh masing-masing kelompok/unit kerja yang terdiri dari Tim Kerja Waka Humas, Waka Kurikulum, Waka Kesiswaan, Waka Sarpras dan Tim Tenaga Kependidikan/Tata Usaha, secara umum menggambarkan sudah cukup banyak progress dan capaian program di masing-masing unit kerja.
Bu Tri juga mengingatkan, agar segenap Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan senantiasa menjaga marwah atas tugas dan jabatannya, memahami karakter siswa, dan senantiasa mau belajar untuk menemukan metode dan strategi baru yang lebih inovatif.
Tidak dipungkiri, masih terdapat beberapa program sekolah yang pelaksanaannya masih memiliki catatan “raport pendidikan yang turun” atau kurang baik. Terhadap kegiatan tersebut, sekolah akan segera melakukan upaya pembenahan dan penguatan program, baik pada sisi pengelolaannya maupun dukungan anggarannya. Misalnya terkait layanan internet/wifi, pelaksanaan tes CBT, pembenahan drainase, pengelolaan dan perbaikan GOR, optimalisasi peran guru piket, penanganan siswa di kantin saat jam pelajaran, dll.
Tentu harus disadari bersama, bahwa dalam mencapai program yang optimal, menjadi tanggungjawab bersama, sehingga dibutuhkan kepedulian dari warga sekolah, kekompakan dan kerjasama lintas unit kerja, sehingga akan saling menguatkan antar program satu dengan program yang lain (red-SMANSaKu)