SMANSAKUTO

Seminar Budaya P-5 : Melestarikan Kearifan, Mewariskan Keunggulan

Kategori : BERITA   Dipublish pada tanggal 17/04/2025 22:08:29 WIB

#
BERITA 17/04/2025 22:08:29 WIB Dilihat 253 kali

Seminar Budaya P-5 : Melestarikan Kearifan, Mewariskan Keunggulan

SMANSaKuNews. Seminar Budaya bertajuk kearifan Lokal dengan tema “Melestarikan Kearifan, Mewariskan Keunggulan” di gelar di GOR SMA Negeri 1 Kutowinangun dalam rangka rangkaian kegiatan P-5 bagi siswa kelas X/Fase E.

Hadir sebagai narasumber penggiat seni sekalgus guru Seni Budaya di SMP Negeri 1 Ambal, Bapak Bambang Cahyono, S.Sn, M.Pd yang juga pimpinan Sanggar Seni AKSITRI.  Dalam kesempatan tersebut, Bambang Cahyono menyampaikan beberapa kekayaan budaya daerah Kebumen yang cukup populer, seperti cepeten, kuda lumping, tari Lawet, jamjaneng dan beberapa kesenian lain yang berkembang dan masih menjadi idola masyarakat di Kabupaten Kebumen.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memotivasi siswa untuk tetap mencintai budaya daerah, turut melestarikan dan mengembangkannya agar tetap eksis dan tidak tergerus dengan pesatnya perkembangan buadaya modern saat ini.

Setelah acara seminar, siswa mendapat tugas untuk mencari budaya dan tradisi yang ada di lingkungannya, dan dibuat dalam bentuk film dokumenter. Melalui kegiatan ini diharapkan akan tumbuh jiwa dan semangat terus melestarikan budaya kita sebagai jati diri bangsa Indoensia.

“Setelah siswa mendapat bekal materi melalui seminar budaya, ini selanjutnya siswa mendapat tugas untuk membuat film dokumenter yang bertemakan budaya dan tradisi yg ada dan berkembang Kebumen, yang cukup banyak. Bahkan beberapa budaya dan tradisi di Kebumen, terancam punah, seperti kesenian ketoprak, angguk, cepetan atau menthiet. Melalui kegiatan P-5 yang bertemakan bidaya ini, diharapkan dapat menjadi wahana untuk turut melestarikan budaya daerah” jelas koordinator P-5, Bapak Waluyo, S.S.

Di akhir kegiatan P-5, dalam acara Panen Raya, selain akan menampilkan beberapa seni tradisonal hasil garapan siswa, seperti egrang, gobag sodor, ebleg/kuda lumping dan menthiet.

Dalam acara Panen Panen P-5 yang rencana akan digelar pada tanggal 30 April 2025, juga akan dijadikan momen lounching “Sekolah Berbudaya” sebagai bentuk keseriusan sekolah turut melestarikan budaya daerah.  Ada beberapa penampilanpertunjukan yang menarik yang mengusung tema budaya. (red-SMANSaKu-P5)

SMANSAKUTO

Berita Lainnya