Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 08/09/2026 16:01:28 WIB
SMANSaKu.News. sebanyak 10 orang guru SMA Kutowinangun, mengikuti Bimbimngan Teknis (Bimtek) Standart Managemen Mutu Internal (SPMI) di SMA Negeri 1 Pejagoan. Bimtek juga diikuti guru perwakilan sekolah lain, yakni SMA Negeri 1 Pejagoan, SMA Negeri 1 Mirit dan SMA Muhammadiyah Gombong, yang berada dalam satu gugus, sebagai sekolah penerima BOS Kinerja yang berjumlah 40 orang. Kesepuluh guru SMA Negeri 1 Kutowinangun masing-masing adalah Teguh Riyanto, S.Kom, Fajar Triyono, S.Pd, Joni Purnomo, S.Pd, Wahyu Dwi Sutanto, S.Pd, Suratno, S.Pd, Puput Rahmat S, S.Pd, Rizki Hikmawati, S.Pd, Anggilia Dwi Cahyani, S.Pd, Puji Purwanti, S.Pd dan Endah Purwani, S.Pd.
BOS Kinerja (Bantuan Operasional Sekolah Kinerja) atau bagian dari BOSP Kinerja adalah dana tambahan yang diberikan pemerintah kepada sekolah-sekolah yang dinilai memiliki prestasi atau peningkatan mutu pendidikan terbaik atau mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
Melalui pemberian bantuan BOS Kinerja ini diharapkan sekolah dapat terus melakukan berbagai upaya perbaikan dan peningkatan mutu sekolah dengan berdasarkan pada 8 SNP (Standar Nasional Pendidikan)
Acara dihadiri oleh Ketua MKKS Kabupaten Kebumen, sekaligus mewakili SMA Negeri 1 Mirit, Rachmat Priyono, S.Pd., M.M dan para Kepala Sekolah peserta dan dibuka langsung oleh Ibu Titik Nur’aini, S.Sos mewakili Kepala Cabdin Wilayah IX.
Dalam sambutannya, Ibu Titik Nur’aini menyampaikan “Bahwa bantuan BOSKin (Bantuan Operasional Sekolah Kinerja) diperuntukkan bagi sekolah yang mengalami peningkatan pada raport mutu pendidikan. Bantuan diberikan dengan harapan sekolah bisa terus meningkatkan kompetensinya untuk mempertahankan raport mutu Pendidikan” jelasnya
Pada pertemuan hari-pertama, materi disampaikan oleh Titiek Dyah Wardani, S.E., M.Kes dari (Balai Penjaminan Mutu Pendidikan) Provinsi Jawa Tengah. Yang menguraikan tentang SNP dan pemanfaatan raport Pendidikan sebagai acuan dalam penyusunan program sekolah dan ARKAS, sehingga perencanaan program sekolah benar-benar sesuai dengan kebutuhan sekolah. Raport mutu Pendidikan adalah gambaran capaian sekolah dalam mencapai 8 Standar Nasional Pendidikan, yaitu Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Isi (SI), Standar Proses, Standar Penilaian Pendidikan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan dan Standar Pembiayaan:
“Bimtek rencana akan dilaksanakan sampai 11 kali yang harus selesai dalam 1 bulan, yakni bulan September. Sementara tempat pelatihan dilakukan secara bergilir dimasing-masing sekolah para peserta, dengan narasumberyang berbeda-beda” ungkap Teguh Riyanto, S.Kom (red-SMANSaKu)