Kategori : ARTIKEL Dipublish pada tanggal 01/01/2025 08:45:19 WIB
SMANSaKuNews. Pengetahuan tentang hari dan tanggal menjadi penting bagi kehidupan manusia. Penetapan kalender menjadi dasar penetapan waktu, sehingga tidak terjadi kebingungan dalam menentukan sebuah peristiwa/kejadian. Melalui kesepakatan kalender waktu, juga dapat mengingatkan pada hal-hal atau peristiwa penting dan monumental. Manusia biasanya juga menggunakan penanggalan untuk mengetahui hari, tanggal, dan waktu lainnya, termasuk kelahiran.
Saat ini ada 2 macam sistem penanggalan/kalender yang digunakan di seluruh dunia, yaitu kalender Masehi yang dipakai secara universal saat ini, dan kalender Hijriah atau kalender Islam yang dipakai oleh umat Muslim dunia.
Meskipun kalender Masehi dan kalender Hijirah, sama-sama digunakan dalam kehidupan sehari-hari, sejatinya keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan dan kentara. Perbedaan antara kalender Masehi dan kalender Hijirah yang dilihat dari berbagai aspek.
1, Perhitungan Tanggal
Kalender Hijriah berpatokan pada perhitungan tanggal yang didasarkan pada peredaran bulan terhadap bumi. Sedangkan, kalender Masehi, perhitungan tanggalnya berpedoman pada pergerakan matahari terhadap bumi.
2. Jumlah Hari
Jumlah hari dalam kalender Masehi dapat mencapai 31 hari dalam satu bulan. Sedangkan, kalender Hijriah hanya mencapai 29 sampai 30 hari dalam satu bulan. Jumlah hari dalam satu tahun pada kalender Hijriah kurang lebih 354-355 hari. Sedangkan, kalender Masehi mencapai 365-366 hari.
3, Sejarah Penanggalan
Penanggalan 1 pada kalender Masehi ditetapkan berdasakan kelahiran Nabi Isa AS. Sedangkan, penanggalan kalender Hijriah didasarkan pada hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah.
4. Bentuk Angka Tunggal
Dalam kalender Hijriah sangat berkaitan erat dengan umat Muslim sehingga angka penanggalannya menggunakan angka atau ejaan arab. Sedangkan, angka di kalender Masehi menerapkan sistem angka alfabet.
5. Penentuan Awal Hari
Dalam menentukan awal hari, kalender Masehi dimulai pada pukul 00.00 dini hari waktu setempat. Sedangkan, pada kalender Hijriah, perhitungan awal hari didasarkan pada terbitnya matahari sampai terbenamnya matahari.
Sampai saat ini kedua kalender Masehi dan Hijriyah masih digunakan di Indoensia. Sementara untuk kebutuhan kantor biasaya menggunakan kalender Masehi. (red-SMANSaKu-Pak RT/disarikan dari berbagai sumber)