Kategori : ARTIKEL Dipublish pada tanggal 28/07/2025 20:23:46 WIB
SMANSaKu. Merebaknya aktifitas dunia maya yang memanfaatkan teknologi informasi membuka sisi lain berbagai aktifitas kejahatan di dunia maya. Hacker dan cracker adalah dua istilah yang sering dianggap sama, padahal keduanya memiliki perbedaan mendasar, terutama dalam tujuan dan etika. Hacker, dalam konteks positif, adalah individu yang memiliki keahlian dalam bidang teknologi informasi, terutama dalam hal pemrograman dan keamanan sistem. Mereka menggunakan keahlian ini untuk menguji kelemahan sistem, meningkatkan keamanan sistem, mencari celah keamanan, dan memberikan solusi untuk memperbaikinya atau mengembangkan solusi teknologi baru. .
Hecker melakukan aktifitas hacking (pembobolan) dengan memaksa masuk ke dalam jaringan komputer. Seorang hacker dapat masuk ke dalam jaringan tersebut dan bisa melakukan akses terhadap semua user di dalam sistem yang terhubung ke jaringan tersebut.
Sementara itu, cracker adalah individu yang memiliki keahlian di bidang IT dan menggunakan keahlian mereka untuk tujuan jahat, seperti meretas sistem, mencuri data, menyebarkan malware, atau melakukan tindakan kejahatan/kriminal lainnya. Cracker berusaha masuk ke dalam suatu jaringan komputer . Mereka melakukan pembobolan terhadap password dan security jaringan. Cracker memiliki motivasi untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau kelompok, dengan melakukan perusakan sistem, mengakses/mencuri data atau melakukan tindakan kriminal lainnya, seperti mencuri data kartu kredit, menyebarkan virus, atau merusak situs web. (red-SMANSaKu)