SMANSAKUTO

MEMBEDAKAN SABUN DAN DETERGEN

Kategori : ARTIKEL   Dipublish pada tanggal 05/11/2024 13:11:48 WIB

#
ARTIKEL 05/11/2024 13:11:48 WIB Dilihat 1101 kali

MEMBEDAKAN SABUN DAN DETERGEN

SMANSaKu. Sabun dibuat dengan melalui proses saponifikasi (penyabunan) yang mencampur alkali/basa (basa lemah/encer dari NaOH atau KOH) dengan asam (minyak, asam lemak, dan sebagainya). Bahan-bahan ini merupakan bahan yang tidak akan menimbulkan iritasi pada kulit. Jika diusapkan atau mengenai pada permukaan kulit, tidak menimbulkan iritasi. Melalui ion-ion dari senyawa basa tersebutlah, sabun dapat mengikat partikel kotoran atau lemak, sehingga mudah dibawa oleh air saat dibilas.

Sementara pada pembuatan detergen biasanya menggunakan basa yang lebih kuat/lebih pekat sehingga daya cuci detergen lebih baik karena lebih banyak mengandung ion yang mampu mengikat kotoran. Bahan Dasar sabun biasanya berasal dari lemak hewani, sedangkan detergen menggunakan bahan-bahan sintetik, yang dianggap lebih efisien dan ekonomis.

Bahan sintetis detergen membuatnya mampu menghasilkan busa lebih baik daripada sabun dan mampu menghilangkan lebih banyak kotoran. Bahkan sesuai dengan perkembangan teknologi, dan tuntutan konsumen, saat ini banyak varian detergen dengan penambahan zat-zat tertentu seperti pewangi, anti noda, anti bakteri, anti luntur, pemutih, mempertahankan warna pakaian dan sebagainya.

Reaksi pembuatan sabun dikenal dengan reaksi saponifikasi, yaitu dengan mencampurkan lemak (gliserol) dengan basa (soda api) menghasilkan gliserin dan sabun. ion-ion pda sabun inilah yang akan bekerja mengikat ion-ion pada kotoran yg menempel. makin kuat basanya, maka jumlah ionnya makin banyak, sabun makin efektif terlihat dari banyaknya busa yang dihasilkan. namun disisi lain, makin kuat basanaya, berpotensi menimbulkan iritasi pada kulit.

Jenis dan kualitas sabun tergantung pada bahan dasar lemak dan basa yang digunakan. Secara umum, sabun biasanya digunakan untuk membersihkan kotoran pada peralatan dapur dan kotoran pada badan seperti untuk keperluan mandi, sabun cuci tangan, sabun cuci muka, sabun kosmetik, dll. Sementara itu, fungsi detergen lebih luas dibandingkan sabun, sehingga banyak digunakan untuk mencuci pakaian, peralatan rumah tangga dan peralatan lainnya. Sabun biasanya diproduksi dalam bentuk cair, pasta atau padat, sementara detergen tersedia dlm berbagai bentuk mulai cair, padatan, colek/pasta dan serbuk dengan berbagai varian bentuk, warna dan aroma. (red-Suratno, disarikan dari berbagai sumber)

SMANSAKUTO

Berita Lainnya