SMANSAKUTO

Mengenal Tentang Penyakit TBC

Kategori : ARTIKEL   Dipublish pada tanggal 22/02/2025 07:36:24 WIB

#
ARTIKEL 22/02/2025 07:36:24 WIB Dilihat 566 kali

Mengenal Tentang Penyakit TBC

SMANSaKuNews. TBC (tuberculosis) merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. TBC dapat menyerang berbagai organ tubuh manusia, seperti paru-paru, tulang belakang, kulit, otak, kelenjar getah bening, dan jantung.

Fakta menunjukkan, Indonesia menempati peringkat ketiga dengan jumlah penderita TBC terbanyak di dunia, setelah India dan China. Menurut data dari WHO, pada tahun 2020 sebanyak 1,5 juta orang meninggal akibat penyakit TB. TB adalah penyakit yang menduduki peringkat kedua dalam daftar penyakit paling banyak menyebabkan kematian setelah COVID-19. Jika tidak tertangani secara cepat, Penyakit TBC juga dapat menjadi sillent killer, penyebab kematian yang tidak disadari, karena gejala yang ditimbulkan mungkin disalahartikan sebagai gejala penyakit lain

Namun demikian, penyakit TBC masih dapat disembuhkan. Sejak tahun 2000-2018, terdapat sekitar 58 juta nyawa berhasil melawan penyakit ini dengan pengobatan medis Sehingga pemerintah Indonesia melalui Dinas kesehatan gencar melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan penularan penyakit ini.

Bakteri tuberculosis tersebut dapat masuk ke dalam paru-paru melalui pernafasan dan mengakibatkan pengidapnya mengalami gangguan sesak napas disertai batuk kronis dalam jangka waktu yang cukup lama (sampai dengan 2-3 minggu).Penyakit TBC dapat menular melalui droplet, yaitu ketika seseorang tidak sengaja menghirup percikan ludah dari orang lain pengidap TB yang tengah batuk atau bersin, melalui air liur, keringat, air kencing atau pernafasan. Untuk mengurangi dan mencegah penyebarannya, maka penderita TBC sebaiknya mengenakan masker

Orang yang terjangkit penyakit TBC, biasanya memunculkan gejalan utama seperti sesak nafas, batuk yang berlangsung cukup lama (mencapai 3 minggu atau lebih), dada terasa nyeri sampai batuk berdarah.

Selain gejala utama TB paru di atas, juga munculnya berbagai gejala lain yang timbul, seperti demam, badan menggigil, mudah merasa lelah, nafsu makan berkurang dan berat badan turun drastis, serta munculnya keringat di malam hari.

Kemunculan gejala-gejala tersebut biasanya akan berbeda di beberapa orang. Sehingga antara satu dan lainnya tidak bisa dijadikan sebagai acuan. Apabila kita merasakan beberapa gejala di atas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. (red-SMANSaKu-Pak RT/disarikan dari berbagai sumber)

SMANSAKUTO

Berita Lainnya