Kategori : BERITA Dipublish pada tanggal 09/08/2026 06:24:29 WIB
SMANSaKu-News. Menjelang pelaksanaan TKA (Tes Kemampuan Akademik) bagi murid kelas XII, sekolah kembali menggelar program tryout dengan menggandeng Lebaga GO. Langkah ini diambil sebagai strategi sekolah dalam mengukur sekaligus meningkatkan kesiapan akademik para murid sebelum menghadapi TKA yang sesungguhnya, yang rencana akan digelar pada bulan Oktober mendatang.
Kepala SMA Negeri 1 Kutowinangun, Budiono, S.Si, M.Pd menjelaskan bahwa “Pelaksanaan TKA yang telah memasuki tahun kedua ini memiliki peran strategis bagi masa depan para lulusan. Meskipun regulasi TKA tidak bersifat wajib bagi seluruh murid, namun nilainya menjadi salah satu standar dan tolok ukur penting, terutama bagi murid yang akan melanjutkan ke jenjang Perguruan Tinggi, khususnya yang menempuh jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)” ungkapnya.
"TKA akan menjadi salah satu tolok ukur kemampuan murid dan akan dimanfaatkan dimasa depan tidak tahu nanti menjadi penilaian apa,kita ikuti kebijakan pemerintah. Tapi salah satu nilai standar di Indonesia di kelas XII itu adalah TKA. Jadi meskipun sifatnya tidak wajib, namun sekolah mengupayakan semua murid dapat mengikuti kegiatan TKA ini. Meskipun sifatnya tidak wajib, tetapi hampir bisa dipastikan nilai TKA akan menjadi bahan pertimbangan dalam syarat masuk ke Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, murid kelas XII, agar bisa dipastikan mengikuti kegiatan TKA ini, beriusaha semaksimal mungkin agar dapat memperoleh hasil yang maksimal” jelasnya
Guna memaksimalkan hasil TKA, sekolah telah merancang program tryout rutin yang dijadwalkan setiap hari Jumat baik mandiri maupun bekerjsama dengan pihak ketiga. Pihak sekolah melalui guru mata pelajaran, juga secara intens melakukan pemantauan perkembangan tiap murid. Jika terdapat penurunan nilai pada murid, sekolah akan segera melakukan evaluasi dan konfirmasi untuk membantu mengatasi kendala belajar yang dialami.
Manfaat dari simulasi ini dirasakan langsung oleh para peserta didik. Livia Azis Kamu Laida, murid kelas XII/FL-4, mengungkapkan bahwa “Program tryout sangat membantu memberikan gambaran nyata mengenai bentuk soal TKA yang akan dihadapi kelak. On the spot, Materi TKA meliputi mata pelajaran wajib seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika, serta mata pelajaran pilihan Bahasa Inggris Tingkat Lanjut dan Ekonomi”.
Livia menilai tingkat kesulitan soal berada pada kisaran 6 dari 10, yang dinilai masih sesuai untuk porsi kelas XII meskipun tingkat kerumitannya lebih tinggi dibandingkan materi harian di kelas. Namun, ia memberikan catatan terkait kendala teknis login aplikasi yang sempat dialami beberapa rekannya. Ia berharap ke depan sistem teknis dapat berjalan lebih stabil dan para murid dapat lebih disiplin dalam memperhatikan instruksi penyelenggara. (red-SMANSaKu)