Kategori : Kesiswaan Dipublish pada tanggal 18/11/2024 17:42:43 WIB
SMANSaKuNews. Keberadaan sekolah tak dapat dipisahkan dari dukungan dan peranserta masyarakat sekitar. Interaksi dan hubungan timbal balik antara sekolah dan lingkungannya seperti sebuah simbiosis mutualisme, saling membutuhkan dan saling melengkapi. Keberadaan sekolah dapat menumbuhkan kantong perekonomian baru, namun di sisi lain, terkadang beberapa aktifitas bisa dirasa mengurangi kenyamanan lingkungan.
Dalam acara pembagian sembako ke warga, yg dilaksanakan pagi ini, Senin, 18 November 2024, Kepala Sekolah, Ibu Tri Lestari A, S.Pd juga menyemoatkan waktu khusus untuk bertemu langsung dengan para warga di sekitar sekolah, saling bersilaturahmi dan bertegur sapa, sebagai bentuk perhatian sekolah yang menjadi bagian dari masyarakat. Hal tersebut juga menjadi bukti ungkapan rasa cinta kasih warga sekolah dengan warga masyarakat sekitar.
Sementara Menurut Pujiono, S.Pd, selaku Ketua Penyelenggara kegiatan Peringatan HUT Sekolah, menjelaskan “Sekolah menyadari bahwa keberadaan sekolah tak lepas dari dukungan masyarakat sekitar. Sedikit atau banyak tentu sebagian warga ada yang merasa terusik kenyamanannya dengan berbagai kegiatan yang dilakukan sekolah. Melalui kegiatan ini diharapkan ada sinergi yang baik antara sekolah dan masyarakat” jelasnya saat ikut menyaksikan secara langsung pembagian sembako kepada warga masyarakat. Bahkan Pak Pujiono, S.Pd menyempatkan berbincang langsung kepada warga penerima sembako. Atas nama Sekolah, Pak Puji menyampaikan permohonan maaf, apabila ada kegiatan sekolah yang mengganggu kenyamanan warga sekitar, karena ada kegiatan yang harus sampai larut malam.
Poniyah dan Warsini warga Desa Kuwarisan, yang rumahnya di sebelah barat sekolah, merasa senang dengan bantuan sembako dari sekolah, dan diakui keduanya sudah pernah menerima bantuan serupa di tahun sebelumnya.
Panitia menyediakan sekitar 120 paket sembako yang diperuntukan warga masyarakat sekitar, di lingkungan Desa Kuwarisan dan Kutowinangun. Sembako ini dikumpulkan dari partisipasi seluruh siswa yang dikoordinasikan oleh Panitia beberapa waktu lalu. Sembako berisi kebutuhan pokok sehari-hari yang dibutuhkan warga, seperti beras, gula, kopi, mie instan dan sejenisnya.
Sebelumnya, Panitia telah meminta data kepada lingkungan setempat, terkait daftar warga yang layak menerima sembako, mengingat ketersediaan jumlah paket sembako yang tidak mungkin mencukupi untuk semua warga, maka diprioritaskan bagi warga yang paling layak menerima.
Pengambilan sembako dilakukan pagi ini, Senin, 18 November 2024 bertempat di halaman depan sekolah, dengan cara warga menukarkan kupon. Pembagian difasilitasi oleh Panitia OSIS.(red-SMANSaKu-Kesiswaan)