SMANSAKUTO

Mengenal Lebih Dekat Vihara Maha Dhana

Kategori : Kesiswaan   Dipublish pada tanggal 19/11/2024 19:57:22 WIB

#
Kesiswaan 19/11/2024 19:57:22 WIB Dilihat 245 kali

Mengenal Lebih Dekat Vihara Maha Dhana

SMANSaKuNews. Vihara adalah tempat ibadah umat Buddha yang digunakan untuk melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan seperti bbersujud, membaca doa suci, membabarkan Buddha Dharma, Kegiatan sosial kemasyarakatan. Kata vihara berasal dari bahasa Pali, yaitu bahasa India kuno, yang berarti tempat tinggal atau tempat untuk melakukan puja bhakti. Vihara juga dapat diartikan sebagai biara Buddha atau tempat pertemuan para biarawan Buddha. 

Di dalam vihara, biasanya terdapat ruangan penyembahan yang memiliki kesan religius. Ruangan ini memiliki bau asap dupa atau hio, dan dindingnya biasanya memiliki gambar atau relief dewa-dewi yang disembah. 

Vihara berbeda dengan Kelenteng. Vihara adalah tempat ibadah umat Buddha, sedangkan kelenteng adalah tempat ibadah umat Khonghucu atau Taoisme. Dari sisi arsitekturnya, Vihara biasanya berbentuk bangunan biasa, rumah tingkat, atau gedung besar, sementara, kelenteng memiliki arsitektur tradisional Tionghoa dengan ornamen naga, lampion, simetris, dan dominan berwarna merah

Dari cara beribadahnya, di vihara, umat beribadah secara berjemaat (berjamaah atau bersama-sama), sedangkan di kelenteng, umat beribadah sendiri-sendiri, berpindah dari satu dewa ke dewa lain. Di vihara, umumnya hanya ada patung Buddha atau patung Kwan Yin, sedangkan di kelenteng, terdapat berbagai macam patung dewa-dewi, di antaranya patung aliran Buddha Mahayana, patung aliran Taois, dan patung aliran Konfusianis.

DI Kebumen, ada Vihara yang cukup besar, yaitu Vihara Maha Dhana, yang terletak di Jl. Kol. Sugiono No.21, Kec. Kebumen, Kab. Kebumen atau sebelah utara Kantor Kecamatan Kebumen. Tempat ini juga tidak jauh dari Kelenteng Kong Hwie Kiong, hanya berjarak sekitar 200 m. Di Kebumen, praktek kebinekaan dalam masyarakat telah terjadi sejak lama, terbukti, munculnya tempat ibadah berbagai agama berdiri berdekatan, dan membuktikan telah terbangun tolerasi antar umat beragama yang cukup tinggi.

Dalam rangka kegiatan bakti sosial, dengan rangkaian kegiatan bersih tempat ibadah untuk memeriahkan peringatan HUT SMA Negeri 1 Kutowinangun ke-40. Sejumlah siswa yang tergabung dalam Ekstrakurikuler Rohis Al Irsyad, mendatangi Vihara Maha Dana untuk melakukan aksi bersih-bersih.

Menurut Bapak Isman Sawabi, S.Pd yang mendamping siswa langsung di vihara ini menjelaskan “Kegiatan bersih tempat ibadah non muslim bertujuan untuk mengenal lebih dekat tempat ibadah non muslim, dan melatih sikap toleransi antar umat beragama. Tiap penganut agama  memiliki keyakinan masing-masing, tetapi agama apapun prinsipnya sama, mengajarkan kebaikan” ungkapnya

Selain vihara, siswa yang tergabung di tim berbeda, muga melakukan aksi serupa di Kelenteng, gereja dan musholla didampingi Bapak/Ibu guru pendamping. (red-SMANSaKU-Kesiswaan)

SMANSAKUTO

Berita Lainnya