Kategori : Kesiswaan Dipublish pada tanggal 23/09/2024 20:49:10 WIB
SMANSaKuNews. Pelajar sebagai generasi penerus bangsa adalah aset sumber daya yang sangat menentukan bagi kemajuan dan keberlangsungan estafet pembangunan. Penyiapan generasi yang cakap, berkompeten dan tidak tergerus dengan arus global menjadi tanggungjawab bersama orang tua, sekolah dan pemerintah.
Menyikapi hal tersebut Pemerintah Daerah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindingan Anak (DP3A) melalui GOW (Gerakan Organisasi Wanita) menggandeng Dinas Kesehatan, Dispermades dan Kementerian Agama RI Kabupaten Kebumen, melakukan kegiatan Sosialisasi bertajuk “Diskusi Panel HIV AIDS, Pornografi dan Bijak Bermedsos” di SMA Negeri 1 Kutowinangun. Hadir perwakilan DInas terkait, sebagai narasumber, masing-masing materi tentang Bahaya HIV dan AIDS yang disampaikan oleh Ibu Maryati dari Dinkes, materi tentang Pornografi yang disampaikan oleh Ibu Marlina Indra Ningrum dari Dispermades, dan materi Bijak Bermedsos yang disampaikan oleh Salim Wasdy dari Kemenag RI Kebumen.
Tiga tema tersebut, dianggap hal yang paling berpotensi merusak generasi muda khususnya kalangan pelajar, dimana di masa perkembangan siswa yang masih labil, di sisi lain daya dukung berupa akses internet serta kecanggihan teknologi cukup menghawatirkan jika tidak dibarengi dengan penguatan mental siswa.
Kepala SMA Negeri 1 Kutowinangun, dalam sambutannya menekankan tentang bahaya pengaruh pergaulan dan akses teknologi informasi “Arus informasi saat ini begitu cepat, informasi apapun bisa diakses melalui HP. Oleh karena itu, pemanfaatan Teknologi informasi (HP) tanpa diimbangi dengan pengawasan dari orang tua dan sekolah, bisa berdampak buruk bagi pelajar.”
Kegiatan Diskusi Panel diikuti oleh sekitar 200 siswa dan 20 orang guru dipusatkan di GOR Arungbinang SMA negeri 1 Kutowinangun, pada Senin, 23 September 2024. Peserta cukup antusias mengikuti acara sampai selesai (red-Kesiswaan)