SMANSAKUTO

Melalui Gertak PSN-Sekolah Wujudnya Bebas Sarang Nyamuk

Kategori : Kesiswaan   Dipublish pada tanggal 10/01/2025 16:35:53 WIB

#
Kesiswaan 10/01/2025 16:35:53 WIB Dilihat 288 kali

Melalui Gertak PSN-Sekolah Wujudnya Bebas Sarang Nyamuk

SMANSaKuNews. Dalam rangka menindaklanjuti himbauan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kebumen tentang Gertak PSN (Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk), SMA Negeri 1 Kutowinangun mengadakan Jum’at Bersih. Kegiatan Jum’at bersih diprioritasnya pada pembersihan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, termasuk ruang kelas yang menjadi tempat aktifitas siswa sehari-hari.

 

Menurut Pujiono, S.Pd selaku Waka Kesiswaan, yang memandu langsung kegiatan bersih lingkungan sekolah ini menjelaskan bahwa “Program Gerakan Bersih Lingkungan dilakukan oleh masing-masing kelas. Selain sebagai upaya mendukung kegiatan Gertak PSN dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen, kegiatan ini juga untuk menjamin terciptanya lingkungan belajar yang bersih, bebas dari sarang nyamuk yang menjadi pemicu munculnya penyakit Demam Berdarah” jelasnya

Dalam aksi tersebut juga dihari beberapa petugas kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Kutowinangun, untuk memantau aksi bersh-bersih lingkungan sekolah. Namun ketka dikonfirmasi terkait apakah ada kegiatan fogging untuk sekolah, saat ini pihak Puskesmas Kutowinangun belum ada program fogging (pengasapan)

Sekolah cukup serius dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah, yang dibuktikan dengan komitmen untuk mewujudkan Sekolah Sehat. Apalagi akhir-akhir ini merupakan musim penghujan, maka potensi penyebaran nyamuk cukup masiv, sehingga perlu dilakukan berbagai langkah antisipasi. Melalui kegiatan 3M (Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang sampah) diharapkan dapat menghentikan persebaran nyamuk.

Selain ruang kelas, halaman sekolah, kebersihan lingkungan juga diprioritaskan di tempat-tempat sumber air, seperti kamar mandi, bak, kolam dan tempat lain yang berpotensi terjadi genangan air. Tempat-tempat tersebut merupakan habitat nyamuk paling sesuai. Selain melalui gerakan 3M, warga sekolah juga diminta waspada dengan menghindari adaya gigitan nyamuk. (red-SMANSaKu-Kesiswaan)

 

SMANSAKUTO

Berita Lainnya