SMANSAKUTO

Sekolah Dorong Kegiatan Ekstrakurikuler

Kategori : Kesiswaan   Dipublish pada tanggal 18/10/2024 07:53:32 WIB

#
Kesiswaan 18/10/2024 07:53:32 WIB Dilihat 304 kali

Sekolah Dorong Kegiatan Ekstrakurikuler

SMANSaKuNews. Sekolah tidak hanya melakukan pembenahan di bidang pengembangan akademik siswa, tetapi pengembangan kegiatan non akademik melalui kegiatan jalur ekstrakurikuler juga mendapat perhatian serius. Keserusan sekolah ditunjukkan dengan menambah cabang ekstrakurikuler menjadi 25 jenis cabang, sekaligus menjadi catatan ekstra terbanyak sepanjang sejarah sekolah. Semua itu dilakukan untuk mewujudkan layanan sekolah yang terbaik sesuai harapan siswa dan masyarakat.

Pengembangan kegiatan ekstrakurikuler tidak hanya melibatkan guru internal, tetapi juga memanfaatkan jasa profesional pihak luar yang memiliki kompetensi di bidangnya. Hal tersebut dimaksudkan agar pelayanan dan pelatihan kegiatan ekstrakurikuler lebih optimal dan profesional. Namun karena keterbatasan anggaran dan ketentuan dalam penggunaan dana BOS, masih banyak kegiatan yang belum tercover dalam RKAS, seperti dalam fasilitasi kegiatan lomba” ungkap Pujiono, S.Pd selaku Waka Kesiswaan yang membawahi kegiatan ektrakurikuler di sekolah ini.

Hal tersebut dijelaskan Pujiono, S.Pd dalam rapat koordinasi dengan para pembina ekstrakurikuler baik yang berasal dari internal maupun pihak luar. Beberapa ketentuan baru dalam pemanfaatan dana BOS diantaranya tentang fasilitasi kegiatan konsumsi peserta lomba yang tidak dapat didanai dari dana BOS, namun hal ini masih dikonsultasikan dengan Cabdin. Melalui rapat koordinasi ini sekolah menjadi bisa melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan ektrakurikuler sekaligus mendengar masukan dan usulan dari para pengampu ekstrakurikuler.

Rapat koordinasi juga dihadiri langsung Kepala SMA Negeri 1 Kutowinangun, Ibu Tri Lestari A, S.Pd dana Waka Sarpras Waluyo, S.S, mengingat pentingnya dukungan fasilitas sarpras yang diperlukan untuk kehgiatan ekstrakurikuler.

Menanggapi banyaknya usulan kebutuhan sarpras penunjang kegiatan ekstrakurikuler seperti peralatan olah raga, pemanfaatan GOR, proses pendanaan kegiatan, pak Waluyo menjelaskan “Semua usulan kelengkapan sarpras ektrakurikuler akan kita tampung, dan selanjutnya akan kita upayakan pengadaaannya sesuai dengan alokasi anggaran yang ada dalam RKAS. Tentu pengadaannya akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas, dan usulan yang belum masuk RKAS akan segera kita ajukan di periode anggaran berikutnya” jelas Pak Waluyo

Dalam kesempatan tersebut Pak Wal, panggilan akrabnya juga memberikan evaluasi terkait pengelolaan dan pengamanan peralatan kegiatan ekstra, khususnya peralatan olah raga yang seringkali rusak dan bahkan cepat hilang. Butuh pengelolaan dan pengawasan secara bersama, agar fasilitas sekolah dapat terjaga dengan baik.  (red-Kesiswaan)

SMANSAKUTO

Berita Lainnya