Kategori : P-5 Dipublish pada tanggal 13/02/2025 23:08:56 WIB
SMANSaKuNews. Rizqi Putra Pratama, adalah alumni SMA Negeri 1 Kutowinangun lulus tahun 2016. Sejak SMA kelas XI, sudah terlihat bakatnya menjadi pengusaha dengan mulai menjual beberapa produk baik secara offline maupun online melalui jejaring berbagai media sosial. Bakatnya muncul lantaran orang tuanya juga memiliki usaha konveksi khususnya jas hujan, namun masih bersifat konvensional. Kemampuanya mengelola teknologi informasi melalui HP dia manfaatkan untuk menawarkan produk jas hujan. Ketekunannya membuahkan hasil, apalagi kala itu terjadi pandemi Covid-19, yang justru meroketkan bisnis online, termasuk usahanya. Hampir sepuluh tahun dia tekuni bisnisnya, sampai saat ini telah memiliki 30 outlet/lapak tempat berjualan dengan omset hampir 600 juta per bulan, dengan branding “Neuma Shop”
Rizqi diundang ke SMA Negeri 1 Kutowinangun, untuk menceritakan pengalaman usahanya agar ditularkan ke adik kelasnya, yang saat ini tengah melaksanakan program P-5 dengan tema Kewirausahaan. Kedatanganya ke almamater seolah menjadi media reuni ketika bertemu dengan Bapak/Ibu guru yang dulu membimbingnya di tempat ini, Termasuk Bpk Teguh Riyanto, S.Kom guru yg juga sesama pelaku usaha.
“Tidak mudah menjalankan suatu usaha, apalagi di tengah persaingan seperti sekarang ini. Butuh keuletan, inovasi produks serta strategi marketing yang tepat, agar produk kita mendapat tempat di hati para konsumen. Selain pelayanan yang baik, jenis produk kita harus jelas, termasuk tempat berjualannya, agar lebih meyakinkan konsumen. Meskipun bisnis mengalami pasang surut, kita harus mampu bertahan dengan ciri khas produk kita, dengan melakukan berbagai inovasi agar tetap mampu berkompetisi” jelasnya ketika memberikan paparan tentang Digital Marketing di program P-5 SMA Negeri 1 Kutowinangun, Kamis, 13 Pebruari 2025.
Pria kelahiran 18 Desember 1997 ini memiliki sejumlah kios yang beralamat di Jalan Kutoarjo Km 06 Wonosari Kebumen, dan kini telah merambah pasar online di lapak Shopee. Di hadapan para siswa Rizqi berbagi tips bagi adik kelasnya, bagaimana membangun bisnis melalui online, diantaranya tentang kompetisi harga produk yang kita tawarkan.
“Pastikan harga produk yang kita tawarkan Shopee Seller sudah kompetitif dan bisa bersaing dengan harga produk lainnya. Ketahui harga pasaran produk, agar harga yang ditetapkan Shopee Seller tidak kemahalan atau kemurahan. Dengan demikian produk kita akan menjadi pilihan di konsumen” imbuhnya
Penampilannnya yang sederhana, dia mengaku banyak menekuni semua pekerjaan secara mandiri. Buah kerjanya ternyata patut diacungi jempol, selain dapat menyelesaikan gelar Sarjana Ekonomi di Universitas Putra Bangsa, sehingga makin mendukung kemampuannya melakukan ekspansi produks yang terus kompetitif serta cukup diperhitungkan di kalangan pengusaha online di Kebumen. Rizqi juga telah memberikan inspirasi bahwa untuk memulai sebuah usaha harus sedini mungkin, tidak harus menunggu lulus kuliah, apalagi bisnis online. (red-SMANSaKu-P-5)