SMANSAKUTO

Kombel Digdaya Selenggerakan Workshop Untuk Kuatkan Implementasi Deep Learning

Kategori : Kombel   Dipublish pada tanggal 26/09/2025 19:00:19 WIB

#
Kombel 26/09/2025 19:00:19 WIB Dilihat 298 kali

Kombel Digdaya Selenggerakan Workshop Untuk Kuatkan Implementasi Deep Learning

SMANSaKuNews. Dalam rangka memperkuat Implementasi Pendekatan belajar Deep Learning, SMA Negeri 1 Kutowinangun melalui Komunitas Belajar (Kombel) Digdaya menyelenggarakan workshop Implementasi Deep Learning dengan Tema “Desain Pembelajaran Kolaboratif Antar Mapel”

Workshop diselenggarakan selama sehari, dengan menampilkan 5 narasumber, 1 orang dari luar sekolah yaitu Bapak Nano Hartanto, S.Pd dari SMA Negeri 1 Ayah dan 4 orang dari SMA Negeri 1 Kutowinangun,. masing-masing, Ibu Tri Lestari A, S.Pd, Suratno, S.Pd, Rizki Hikmawati, S.Pd dan M. Muhsin, S.Pd yang sebelumnya telah mengikuti Pelatihan Pembelajaran Deep Learning di SMA Negeri 1 Kebumen.  

Kegiatan dipusatkan di Ruang Multi Media yang diikuti oleh seluruh Bapak/Ibu guru. Dalam paparannya Ibu Tri Lestari, menyampaikan tentang “Pentingnya mengubah mindset dari Pola Pikir Tetap (PPT) ke Pola Pikir Bertumbuh (PPB). Dalam PPB dapat menumbuhkan sikap optimisme, karena sebuah kegagalan artinya bukan tidak bisa, tetapi dipacu arus mencari solusi dan alternatif baru dalam pemecahan masalah. Dengan pengembangan pola pikir bertumbuh ini, maka setiap guru akan memiliki cirikhasnya masing-masing yang menjadi “self point” dan murid akan termotivasi dalam menghadapi kesulitan belajarnya” ungkapnya.

Ibu Rizki menyampaikan materi tentang pentingnya sebuah perencanaan dan asesmen dalam proses pembelajaran. Sementara Bpk Mushin dalam paparannya menyampaikan tentang konsep pembelajaran mendalam. “Pembelajaran mendalam merupakan pendekatan yang memuliakan dengan menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful) dan menggembirakan (joyful) melalui olah pikir, olah rasa (estetika) dan olah raga (kinestetika) secara holistik dan terpadu”

Sementara Bpk Suratno, membedah tentang kerangka kerja Deep Learning, dan menjelaskan tentang banyaknya kemiripan konsep deep learining dengan Kurikulum Merdeka sebelumnya. Suratno juga menjelaskan tentang beberapa implementasi kerangka deep learning pada pembelajaran Kimia khususnya.

Di penghujung acara workshop, Bapak Nano Hertanto, yang juga Fasilitator Pelatihan DeepLearn ng ini, menguraiakan tentang beberapa paradigma baru dalam pembelajaran mendalam (Deep Learning) termasuk menampilkan beberapa contoh implementasinya di sekolah.

Kegiatan workshop selesai sekitar Pkl. 11.30 WIB dan ditutup oleh Ibu Kepala Sekolah, dilanjutkan penyerahan kenang-kenangan kepada narasumber. (red/SMANSaKu)

 

 

SMANSAKUTO

Berita Lainnya